Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Mengaku Antar Polisi, Motor Pengemudi Ojol di Palembang Dibawa Lari
Korban Syawal Syafaruddin saat melapor ke SPT Polrestabes Palembang (Dok: Polrestabes Palembang)

Sementara, Kepala SPT Polrestabes Palembang, Ipda Kosasih membenarkan adanya laporan korban terkait laporan penggelapan kendaraan bermotor. Laporan sudah diterima dan akan diteruskan ke unit Satreskrim Polestabes Palembang Unit Pidum, untuk dilakukan penyelidikan.

"Laporan sudah kita serahkan untuk dilakukan penyelidikan," jelas dia.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Palembang, IDN Times - Seorang pengemudi Ojek Online (Ojol) Syawal Syafarudin harus mengalami kerugian materi usai motor miliknya digondol seorang yang mengaku polisi. Kejadian tersebut terjadi di Jalan KH Balqi Kelurahan 16 Ulu Kecamatan SU II, Palembang, saat korban mendatangi korban untuk menumpang ojek secara offline.

Korban yang tak curiga dengan penampilan pelaku berbaju dinas pun menerima orderan tersebut. Pelaku meminta korban mengantarkan dirinya ke salah satu lokasi TKP sesuai permintaannya.

"Jadi terlapor ini mengaku polisi pak. Meminta antar saya ke TKP, dengan cara offline," ungkap Syawal, Rabu (30/7/2025).

1. Korban yang percaya menunggu di lokasi tempat dia mengantar

Ilustrasi pencurian. (IDN Times/Mardya Shakti)

Syawal menerangkan, telah mengantar pelaku menuju lokasi yang diminta. Sesampainya di sana, pelaku pun meminta izin meminjam motor miliknya dengan alasan menjemput sang teman. Karena tak curiga korban pun meminjam kan motor Honda dengan nomor plat BG 2603 AFC sambil menunggu di lokasi kejadian.

"Saat itu dia cuma bilang mau menjemput temannya, saya disuruh menunggu," jelas dia.

2. Korban bahkan menunggu hingga malam

Ilustrasi pencurian. (IDN Times/Sukma Shakti)

Korban mulai curiga saat pelaku yang berjanji akan segera mengembalikan motor tak kunjung datang. Dirinya mengaku menunggu hingga malam hari namun batang hidung pelaku tak kunjung datang.

"Saya tunggu terlapor tidak kembali oleh itulah saya melapor ke sini," jelas dia.

3. Polisi dalami laporan korban

Ilustrasi penyelidikan polisi (IDN Times/ Arif)

Sementara, Kepala SPT Polrestabes Palembang, Ipda Kosasih membenarkan adanya laporan korban terkait laporan penggelapan kendaraan bermotor. Laporan sudah diterima dan akan diteruskan ke unit Satreskrim Polestabes Palembang Unit Pidum, untuk dilakukan penyelidikan.

"Laporan sudah kita serahkan untuk dilakukan penyelidikan," jelas dia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article