Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Masuk Puncak Musim Hujan, Warga Sumsel Diminta Waspada Bencana
Ilustrasi longsor (ANTARA/Azmi Samsul Maarif)
  • Hujan intensitas tinggi sering terjadi di Sumsel pada Februari 2025
  • BPBD Sumsel imbau masyarakat waspada dan siaga menghadapi potensi bencana
  • 10 daerah di Sumsel tetapkan status siaga darurat banjir dan longsor
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Memasuki Februari 2025 masih berpotensi turunnya hujan dalam kondisi cuaca ekstrem. Kondisi ini membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel mengimbau stakeholder dan masyarakat untuk mewaspadai potensi bencana akibat puncak musim hujan yang akan terjadi.

"Hujan dengan intensitas tinggi diprediksi melanda kabupaten/kota seperti Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Lahat, dan Empat Lawang," ungkap Kabid Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, Jumat (31/1/2025).

1. Kabupaten dan kota diminta waspada

Ilustrasi banjir (IDN Times/Hilmansyah).

Sudirman menjelaskan, puncak musim hujan pada Februari akan secara merata terjadi di Sumsel. Untuk itu pihaknya tetap menghimbau masyarakat yang tinggal di wilayah dataran tinggi serta di aliran sungai untuk lebih waspada.

"Kami berharap seluruh kabupaten dan kota tetap waspada dan mengikuti imbauan peringatan dini yang disampaikan BMKG serta siap siaga mengatasi potensi bencana," jelas dia.

2. Personel BPBD diminta siap siaga

Ilustrasi banjir (ANTARA/Azmi Samsul Maarif))

BPBD Sumsel pun mengingatkan para personel untuk tetap waspada menyiapkan setiap peralatan penanganan bencana. Mereka diminta untuk selalu siap sedia ketika terjadi bencana yang berhubungan dengan cuaca ekstrem.

"Ini juga perlu menjadi langkah preventif untuk mengurangi risiko bencana dengan membersihkan aliran sungai atau pun memangkas pohon yang berpotensi tumbang," jelas dia.

3. Sepuluh wilayah sudah tetapkan siaga darurat

Puluhan rumah warga di Perumahan Swadaya Mas, Kelurahan Swadaya, Kecamatan Manggala, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) terendam banjir, Kamis (30/1/2025)/Istimewa

Diberitakan sebelumnya, 10 daerah di Sumsel telah menetapkan status siaga darurat bencana banjir dan longsor guna mengantisipasi puncak musim hujan. Wilayah tersebut yakni Ogan Komering Ulu (OKU), Banyuasin, Musi Banyuasin (Muba), OKU Timur, Prabumulih, Ogan Komering Ilir (OKI), Ogan Ilir, Musi Rawas Utara (Muratara), Oku Selatan, dan Muara Enim.

Beberapa daerah, telah melaporkan kejadian banjir dan longsor akibat hujan deras yang melanda Sumsel. Menurutnya, kejadian bencana yang terjadi masih dalam skala yang bisa ditangani daerah.

"Terpenting tidak ada bencana yang besar, selagi kabupaten/kota bisa mengatasi, artinya aman-aman saja," ungkap Sudirman.

Editorial Team

Related Article