Lawan Persija Jakarta, Semen Padang FC Berharap Dipimpin Wasit Asing

- Semen Padang FC akan menghadapi Persija Jakarta pada Minggu (27/4/2025) di Stadion Pekan Sari, Bogor.
- Permintaan Semen Padang FC kepada PT LIB untuk wasit asing karena wasit lokal dinilai sering merugikan tim.
- Maskur Rauf belum dapat memastikan apakah pertandingan lawan Persija Jakarta akan dipimpin wasit asing atau tidak.
Padang, IDN Times - Semen Padang FC akan kembali menghadapi Persija Jakarta pada laga pekan ke-30 Liga 1 Indonesia 2024/2025 pada Minggu (27/4/2025) mendatang.
Laga tersebut akan berlangsung di Stadion Pekan Sari, Bogor dengan jadwal kick off yang berbeda dibanding biasanya. Laga akan berlangsung malam hari dan dimulai pukul 19.00 WIB, disiarkan secara langsung di Indosiar dan Vidio.
Pada laga tersebut, Semen Padang FC berharap permintaannya kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB) terkait wasit yang memimpin pertandingan dapat dikabulkan.
1. Berharap wasit asing

Asisten Manager Semen Padang FC, Maskur Rauf mengungkapkan, pihaknya berharap pengajuan tersebut dipenuhi oleh PT LIB dengan menghadirkan wasit asing.
"Dalam pertemuan lalu itu kan permintaan kita memang seperti itu. Tapi kita belum mengetahui apakah permintaan itu dikabulkan atau tidak," katanya.
Menurutnya, permintaan sisa pertandingan dipimpin wasit asing tersebut karena wasit lokal yang memimpin pertandingan Semen Padang dinilai banyak melakukan hal yang merugikan tim berjulukan Kabau Sirah tersebut.
2. Jawaban LIB masih belum pasti

Meskipun LIB telah mengeluarkan pernyataannya melalui rilis resmi akan menurunkan wasit yang berkompeten, tetapi Maskur Rauf masih belum bisa menjamin pertandingan lawan Macan Kemayoran nanti akan dipimpin wasit asing.
"Dalam pernyataan itu kan hanya dinyatakan bahwa akan dipimpin wasit berkompeten termasuk wasit asing. Jadi belum jelas apakah laga nanti sesuai permintaan kita atau tidak," katanya.
Menurutnya, hal tersebut hanya bisa dilihat saat laga menghadapi Persija Jakarta nantinya dan belum diketahui siapa wasit yang akan memimpin pertandingan tersebut.
3. Sering kalah karena keputusan wasit

Menurut Maskur Rauf, dalam beberapa laga Semen Padang FC bahkan mengalami kekalahan karena adanya keputusan wasit yang dinilai merugikan tim tersebut.
"Walaupun kami kalah nantinya tidak masalah jika kaputusan wasit itu tidak ada yang kontroversial seperti beberapa pertandingan sebelumnya," katanya.
Menurutnya, keputusan wasit saat laga menghadapi PSIS Semarang yang membatalkan 2 gol Semen Padang FC sangat kontroversial dan sangat dipertanyakan hingga saat ini.



















