Palembang, IDN Times - Politik transaksional Pilkada Serentak 2024 diperkirakan masih akan masif terjadi. Penggunaan politik uang akan menjadi cara terakhir dari paslon kepala daerah dalam meraup suara pemilih.
"Politik uang bukan hanya mencederai demokrasi tapi menghalangi pemimpin berkualitas untuk terpilih," ungkap Direktur Eksekutif Pusat Studi Kebijakan dan Politik (PSKP) Ade Indra Chaniago, Senin (18/11/2024).
