Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kementan Upayakan Lahan Tidur Dimaksimalkan Lumbung Pangan Nasional

Kementan Upayakan Lahan Tidur Dimaksimalkan Lumbung Pangan Nasional
Menteri Pertanian Amran Andi Sulaiman (Dok: istimewa)
Share Article

Palembang, IDN Times - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melihat potensi pertanian di Sumsel masih bisa untuk dimaksimalkan. Andi menilai masih ada sekitar 470.000 Hektare (Ha) lahan yang bisa digunakan untuk mewujudkan lumbung pangan nasional.

"Khususnya Kabupaten OKI menjadi tulang punggung Indonesia sektor pangan. Banyak lahan tidur, mari kita bangunkan lahan tidur," jelas Andi, Rabu (15/11/2023).

1. Sumsel bisa putus impor beras

Ilustrasi beras Bulog. (dok. Bulog)
Ilustrasi beras Bulog. (dok. Bulog)

Potensi Sumsel untuk menjadi lumbung pangan nasional dinilai terbuka lebar. Adapun indeks penanaman (IP) ada sekitar 370.000 Ha, yang selama ini baru ditanam satu kali. Jumlah tanam itu dapat ditingkatkan menjadi dua kali pertahun.

"Artinya, ada 700 ribu hektare potensi yang bisa kita bangunkan dua kali, ini bisa menyumbang produksi nasional yang saat ini 1,5 juta ton, dan kalau ini kita garap setahun tiga kali maka bisa menyumbang 4 juta ton beras. Artinya impor hanya bisa diselesaikan dari Sumsel, yang jumlahnya 3,5 juta ton," ujar dia.

2. Sumsel diyakini bisa swasembada beras lagi

Ilustrasi gudang beras (ANTARAFOTO/Yulius Satria Wijaya)
Ilustrasi gudang beras (ANTARAFOTO/Yulius Satria Wijaya)

Menurutnya, langkah awal mewujudkan wilayah lumbung pangan nasional ada beberapa strategi yang bisa dilakukan seperti identifikasi lahan. Lalu, bantuan membantu pengiriman peralatan dan bibit benih unggul dan pupuk.

"Lalu kita gandengan tangan seluruh pihak yang terkait dengan pertanian untuk membangun pertanian yang unggul dan insyaa Allah 2-3 tahun bisa kembali swasembada seperti dulu," harap dia.

3. Ada peningkatan produksi beras tahun 2023

Ilustrasi gudang beras. ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas
Ilustrasi gudang beras. ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas

Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Setda Sumsel, Basyaruddin Akhmad mengatakan produksi beras Sumsel berdasarkan angka sementara yang dikeluarkan BPS mencapai 1.586.127 ton. Dari total produksi beras ini maka Sumsel masih menyumbangkan surplus sebesar 739.554 ton dari total konsumsi beras penduduk Sumsel yang hanya sebesar 846.572 ton.
 
"Data BPS juga menunjukkan terjadi peningkatan produksi beras per Januari hingga September 2023 dibandingkan periode yang sama tahun 2022 kemarin sebesar 27.414 ton," ujar Basyaruddin.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Rangga Erfizal
Martin Tobing
Rangga Erfizal
EditorRangga Erfizal

Latest News Sumatera Selatan

See More

Gubernur Sumsel Herman Deru Ngaku Kaget Bupati Muara Enim Ditangkap

08 Jun 2026, 19:22 WIBNews