Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kader PPP Membelot, Sandiaga Uno Sebut Hal Biasa di Demokrasi

Kader PPP Membelot, Sandiaga Uno Sebut Hal Biasa di Demokrasi
Menteri Pariwisata Sandiaga Salahudin Uno (Dok: istimewa)
Intinya Sih
  • Kepala Bappilu Nasional PPP, Sandiaga Uno, mengakui ada kader yang tidak sepenuh hati mendukung pasangan Ganjar-Mahfud.
  • Partai tak akan ambil pusing dengan kader yang mendukung Prabowo-Gibran dan menyiapkan sanksi tegas bagi kader yang melanggar.
  • Munculnya kader yang mendukung pasangan lain dinilai tak perlu dibesar-besarkan karena kontestasi Pilpres 2024 adalah bagian dari proses demokrasi lima tahunan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Palembang, IDN Times - Kepala Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Nasional PPP, Sandiaga Salahudin Uno, tak menampik ada kader yang tidak sepenuh hati mendukung Ganjar-Mahfud (Gama). Kabar membelotnya kader PPP dalam mendukung Prabowo-Gibran diklaim tak akan mengurangi soliditas partai untuk memenangkan pilihannya.

"Jika ada pengurus atau kader yang aktif  mendukung capres lain akan diberikan sanksi yang tegas," ungkap Sandiaga, Sabtu (30/12/2023).

1. PPP tidak terpengaruh kader yang mendukung capres lain

Deklarasi Forum PPP Pendukung Prabowo-Gibran (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)
Deklarasi Forum PPP Pendukung Prabowo-Gibran (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

Sandiaga menilai partai tak akan ambil pusing dengan sejumlah kader yang menamakan dirinya "Pejuang PPP" dalam mendeklarasikan Prabowo-Gibran. Meski menyiapkan sanksi, dirinya menilai perbedaan dalam tubuh PPP adalah hal yang biasa.

"Kita ini keluarga besar, PPP ini partai besar, partai yang sudah 50 tahun. Tentunya sangat lumrah jika ada perbedaan pilihan, itu kodratnya demokrasi," jelas dia.

2. Saling membelot terjadi di semua partai

Kader PPP yang tergabung dalam Kornas PeTiga dukung paslon nomor urut 2. Dok. Istimewa.
Kader PPP yang tergabung dalam Kornas PeTiga dukung paslon nomor urut 2. Dok. Istimewa.

Munculnya kader yang mendukung pasangan lain dinilai tak perlu dibesar-besarkan. Kontestasi Pilpres 2024 dinilai hanya bagian dari proses demokrasi lima tahunan yang tak perlu menimbulkan perpecahan, terlebih PPP adalah Partai Ukhuwah yang berarti persatuan.

"Demokrasi justru harus menambah  silaturahmi, menambah teman, menambah kawan, sehingga apa yang menjadi realita di lapangan banyak partai juga mengalami hal yang sama," jelas dia.

3. Klaim Gama juga didukung banyak parpol

Ketua Dewan Pakar Tim Pemenangan Nasional (TPN), Sandiaga Uno. (IDN Times/Imam Fasihal)
Ketua Dewan Pakar Tim Pemenangan Nasional (TPN), Sandiaga Uno. (IDN Times/Imam Fasihal)

Dirinya pun mengklaim jika pasangan Gama juga didukung banyak parpol hanya saja tidak terekpos. Saling dukung mendukung dan perpindahan dukungan tak perlu dipermasalahkan jika hanya menimbulkan perpecahan.

Share Article
Topics
Editorial Team
Deryardli Tiarhendi
Rangga Erfizal
Deryardli Tiarhendi
EditorDeryardli Tiarhendi

Latest News Sumatera Selatan

See More