Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kabut Asap Kota Padang Ternyata Kiriman dari 4 Provinsi Tetangga

Padang, IDN Times - Kota Padang menjadi salah satu kota yang terpapar asap kiriman dari daerah tetangga, dan mengakibatkan kualitas udara di Kota Padang memburuk.

Berdasarkan data dari Dinas Lingkungan Hidup Kota (DLHK) Padang, Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di Kota Padang pada Rabu (18/10/2023) pekan kemarin berada di kategori kuning atau tidak sehat dengan angka 104.

Plt Kepala DLHK Padang, Edi Hasymi mengatakan, asap kiriman tersebut berasal dari 175 titik api yang tersebar di empat provinsi yakni Sumatra Selatan, Bengkulu, Jambi, dan Riau.

"Asap tersebut menyebar ke mana-mana akibat tidak turun hujan selama beberapa hari dan arah angin menuju Barat laut," kata Edi Hasymi, Senin (23/10/2023).

1. Berlangsung selama dua hari

(Ilustrasi kabut asap) ANTARA FOTO/Aswaddy Hamid

Beruntung kata Edi, kabut asap pekat di Kota Padang hanya berlangsung dua hari saja. Setelah itu, kualitas udara kembali membaik. Kondisi ini disebabkan turunnya hujan di sejumlah daerah. Pada Sabtu kemarin, ISPU di Kota Padang turun ke kategori sedang dengan angka 87.

Meski demikian, Edi tetap mengimbau masyarakat tetap waspada dan melakukan tindakan pencegahan berupa penggunaan masker yang dapat menyaring partikel debu ukuran 2,5 mikrometer, seperti masker bedah atau masker berstandar N95/KN95/KF94 jika berada di luar ruangan.

"Kita juga meminta kepada warga Kota Padang untuk tidak melakukan pembakaran apapun,"ujar Edi.

2. Wajibkan warga pakai masker

Pexels

Edi bilang, Pemerintah Kota Padang sudah menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 441.7/5126/DKK/2023 tentang Antisipasi Kabut Asap. SE tersebut diterbitkan sebagai upaya untuk melindungi masyarakat dari dampak kabut asap kiriman dari daerah tetangga.

Dalam SE tersebut kata Edi, Wali Kota Padang, Hendri Septa mengimbau masyarakat untuk wajib mengenakan masker saat berada di luar ruangan. Masker yang disarankan adalah masker bedah, masker N95/KN95, atau KF94.

3. Bagikan ribuan masker

ilustrasi pakai masker (pexels.com/Anna Shvets)

Sebagai implementasi dari SE tersebut, Pemerintah kota Padang sudah membagikan ribuan masker N95/KN95 atau KF94 untuk mengantisipasi terjadinya ISPA dengan sasaran target masyarakat pengguna jalan.

Dalam momen pembagian masker itu kata Edi, Wali Kota mengimbau kepada kelompok rentan seperti bayi, anak-anak, lansia, dan orang dengan penyakit pernapasan, agar menunda beraktivitas di luar ruangan. Jika mengalami gangguan pernapasan atau iritasi mata, segera periksakan diri ke layanan kesehatan.

Editorial Team

EditorAndri NH

Related Article