Jelang Akhir Tahun, BNNP Sumsel Tangkap 93 Pengunjung Hiburan Malam

Palembang, IDN Times - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumsel kembali merazia dua tempat hiburan malam di Palembang. Razia jelang akhir tahun itu mencatat 93 orang positif menggunakan narkotika.
"Hasilnya, dari dua lokasi pada Sabtu (28/12/2024) total ada 93 orang dinyatakan positif narkoba setelah di tes urine," ungkap Brigjen Pol, Tri Julianto, Minggu (29/12/2024).
1. Sebanyak 68 laki-laki dan 25 perempuan ditangkap

Razia tersebut dilakukan BNNP Sumsel di dua lokasi hiburan malam di kawasan Rajawali dan Soekarno Hatta. Menurutnya, dari ratusan pengunjung di dua lokasi pihaknya mencatat ada 68 pengunjung laki-laki dan 25 pengunjung perempuan yang hasil tes urinenya positif menggunakan narkotika.
"Razia ini juga bertujuan melindungi dan menyelamatkan masyarakat Provinsi Sumsel khususnya Kota Palembang dari ancaman bahaya narkoba," jelas dia.
2. Para pengguna narkotika dibawa ke Polda Sumsel

Senada, Kabid Berantas BNNP Sumsel, Kombes Pol Lilik Tribhawono menjelaskan, hasil tes urine ke-93 pengunjung tempat hiburan malam positif mengandung amfetamin. Para pengunjung yang positif menggunakan narkotika dibawa ke Polda Sumsel untuk diproses.
"Sebnayak 91 pengunjung kita dapati di lokasi hiburan malam di kawasan Soekarno-Hatta. Dua orang pengunjung dibawa dari kawasan Rajawali," jelas dia.
3. Dalam sepekan ratusan orang ditangkap positif narkoba

Diberitakan sebelumnya, BNNP Sumsel berhasil menangkap 11 orang dalam razia tempat hiburan malam pada Minggu (22/12/2024). Razia tersebut dilakukan BNNP Sumsel dalam rangka penceghan peredaran narkotika yang marak terjadi termasuk di tempat hiburan malam.
Lebih jauh, Lilik mengimbau masyarakat Sumsel untuk menjauhi narkoba dan meminta bantuan langsung kepada masyarakat serta stakeholder terkait untuk memberantas peredaran narkotika di Sumsel. Pihaknya juga menilai pencegahan narkotika harus dimulai dari lingkungan keluarga.
"Kita mengingatkan kepada pengunjung untuk tidak mengulangi perbuatan mereka dan tidak ada yang berjualan narkoba di lokasi hiburan malam. Kepada masyarakat serta stakeholder untuk ikut mendukung program ini," jelas dia.



















