Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Jam Belajar Sekolah di OKI Dipangkas 10 Menit karena Kabut Asap

Jam Belajar Sekolah di OKI Dipangkas 10 Menit karena Kabut Asap
ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho
Share Article

Ogan Komering Ilir, IDN Times - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ili (Pemkab OKI) mengambil kebijakan baru untuk mengantisipasi dampak kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla), yakni mengurangi jam belajar di sekolah-sekolah. 

Adapun sekolah-sekolah yang melakukan penyesuaian jadwal kegiatan belajar mengajar bagi siswa mulai tingkat PAUD, TK, SD dan SMP.

1. Siswa masuk sekolah pukul 09.00 WIB

ilustrasi siswa SD mengenakan masker (ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan)
ilustrasi siswa SD mengenakan masker (ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan)

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) OKI, Muhamad Refly mengatakan, rapat terbatas instansi terkait mengenai kabut asap memutuskan agar sekolah-sekolah di Kabupaten OKI memundurkan jam belajar. Masuk sekolah yang semula pukul 07.00 WIB menjadi pukul 09.00 WIB dengan jam pulang tetap menyesuaikan.

"Lalu untuk siswa tingkat TK/Paud kegiatan belajar dilakukan secara mandiri di rumah masing-masing. Jadi tidak datang ke sekolah," ujarnya, Sabtu (20/10/2023).

2. Setiap mata pelajaran dikurangi 10 menit

Ilustrasi siswa sekolah dasar belajar online. (IDN Times/Debbie Sutrisno)
Ilustrasi siswa sekolah dasar belajar online. (IDN Times/Debbie Sutrisno)

Selain itu jam belajar dikurangi 10 menit tiap mata pelajaran. Jam istirahat ditiadakan termasuk kegiatan di luar kelas demi terhindar kabut asap.

"Instruksi ini dimulai hingga Senin 23 Oktober 2023, kemudian akan dievaluasi dan diperpanjang apabila terjadi penambahan intensitas kabut asap," terangnya.

3. Jam sekolah kembali normal jika kondisi udara membaik

Lanjutnya apabila kondisi udara kembali normal, maka jam belajar sekolah akan ditetapkan seperti semula.

"Rapat terbatas kemarin mengambil kebijakan untuk mengantisipasi dampak buruk kabut asap dari karhutla yang dipimpin oleh Sekda Asmar Wijaya," tutup Refly.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Deryardli Tiarhendi
Yuliani
Deryardli Tiarhendi
EditorDeryardli Tiarhendi
Yuliani
EditorYuliani

Latest News Sumatera Selatan

See More

Waspada! Cuaca Ekstrem 6 Juni 2026 Potensi Terjadi di Sumsel

06 Jun 2026, 09:02 WIBNews