Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Evaluasi Sampel MBG Kasus Empat Lawang Belum Tuntas
Polres Empat Lawang melakukan penyidikan pasca 8 siswa diduga keracunan usai santap MBG. (Dok. Polres Empat Lawang)
  • Kasus menu Makan Bergizi Gratis (MBG) Empat Lawang masih dievaluasi oleh BBPOM Palembang
  • Sampel menu MBG masih dalam pemeriksaan dan butuh waktu hingga mendapatkan hasil uji mikro
  • Pengujian sampel menu MBG dilakukan sesuai jumlah sampel yang dikirim dan harus dilakukan setiap hari untuk keamanan makanan siswa
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Palembang, IDN Times - Kasus menu Makan Bergizi Gratis (MBG) Empat Lawang yang diduga basi dan ada belatung di wadah makanan atau ompreng hingga saat ini masih terus dievaluasi.

Sebelumnya, sample menu tersebut telah diserahkan ke Balai Besar Pengecekan Obat dan Makanan (BBPOM) Palembang untuk pengujian sampel MBG yang telah diamankan dinas kesehatan.

1. Pengujian sampel mikro menu MBG belum selesai

Inin Nastain IDN Times/ Siswa SD siap menyantap MBG

Kepala BBPOM Palembang Yanni Ardianti mengatakan, sampel tersebut masih dalam pemeriksaan dan butuh waktu dalam pengujian hingga mendapatkan hasil.

"Untuk hasil uji belum selesai, uji mikronya. Jikalau sudah selesai (pengujian) seperti info sebelumnya, hasil uji disampaikan melalui pemilik sampel (Polres Empat Lawang)," kata dia melalui pesan WhatsApp BBPOM Palembang kepada IDN Times, Jumat (21/2/2025).

2. Tidak semua penyedia menu MBG memberikan sampel untuk diperiksa

Ilustrasi siswa menikmati sajian MBG (IDN Times/Erik Alfian)

Pengujian sampel menu MBG itu lanjut Yanni, diperiksa sesuai jumlah sampel yang dikirim. Jadi tidak semua paket MBG bisa diperiksa BBPOM Palembang. Maka, kata dia, hasil pengujian pun berdasarkan sampel yang diperiksa.

"Hasil tersebut hanya berlaku untuk sejumlah sampel yang dibawa dan diuji ke BBPOM di Palembang," jelasnya.

Yanni mengaku, tidak semua penyedia makanan MBG di Palembang maupun di daerah melebihkan paket MBG sebagai sampel untuk diperiksa.

3. AsDI Sumsel minta pengecekan sampel MBG dilakukan setiap hari

Para siswa SDN 7 Tebing Tinggi saat mendapat perawatan di Puskesmas. (Dok. Istimewa)

Sementara kata Ketua Asosiasi Dietisien Indonesia (AsDI) Sumsel Yenita, menyoal kasus tersebut, ia meminta pengecekan sampel makanan program MBG untuk siswa dilakukan setiap hari, bukan per pekan atau per bulan. Sebab hal ini menyangkut makanan yang diberikan kepada para siswa.

"Untuk pengecekan sampel itu harus setiap hari, kalau ini dilakukan pastinya makanan yang disajikan aman. Tidak menunggu kejadian luar biasa (KLB) dulu. Harusnya jangan sampai KLB, kasihan anak-anak yang menerima MBG jadi sakit," jelas dia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article