Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

BPBD Sumsel Siapkan 3 Hal Pokok Penting Hadapi Cuaca Ekstrem

BPBD Sumsel Siapkan 3 Hal Pokok Penting Hadapi Cuaca Ekstrem
ilustrasi banjir (pexels.com/Sveta K)
Intinya Sih
  • BPBD Sumsel siapkan langkah mitigasi bencana hidrometeorologi pasca peringatan BMKG.
  • Masyarakat diingatkan untuk berhati-hati, pemerintah sudah menyiapkan personel dan peralatan.
  • Wilayah rawan bencana dibagi menjadi dataran tinggi dan rendah, BPBD sudah memetakan wilayah serta menyiapkan bantuan peralatan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Palembang, IDN Times - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sumatra Selatan (BPBD Sumsel), M Iqbal Alisyahbana, menyiapkan langkah mitigasi bencana hidrometeorologi di Sumsel pasca BMKG mengeluarkan peringatan. Beberapa wilayah di wilayah Sumsel bakal menghadapi kerawanan bencana mulai dari banjir, longsor, dan puting beliung.

"Sesuai dengan prediksi BMKG tentang kerawanan bencana hidrometeorologi di Sumsel, BPBD menyiapkan langkah-langkah antisipasi seperti mempersiapkan personel, peralatan, dan logistik di kabupaten maupun kota rawan bencana," ungkap Iqbal, Selasa (5/3/2024).

1. BPBD antisipasi peralatan dan personel

ilustrasi bencana banjir akibat badai (unsplash.com/ Chris Gallagher)
ilustrasi bencana banjir akibat badai (unsplash.com/ Chris Gallagher)

Iqbal menerangkan, mitigasi dan antisipasi bencana juga dilakukan kepada masyarakat. Pemerintah mengingatkan agar masyarakat tetap berhati-hati, mengingat cuaca ekstrem bakal mengalami peningkatan.

"Kita juga sudah menyiapkan peralatan dan juga personel, agar kita sudah siap ketika bencana ekstrem terjadi," beber dia.

2. Waspada di wilayah dataran tinggi dan rendah Sumsel

Tim SAR gabungan mencari korban tanah longsor di Desa Bonglo, Kecamatan Bastem Utara, Kabupaten Luwu. (Dok. Kantor Basarnas Makassar)=
Tim SAR gabungan mencari korban tanah longsor di Desa Bonglo, Kecamatan Bastem Utara, Kabupaten Luwu. (Dok. Kantor Basarnas Makassar)=

Iqbal pun menejelaskan, wilayah rawan bencana Hidrometeorologi di Sumsel dibagi di dua wilayah yakni di dataran tinggi dan rendah. Wilayah rawan tersebut berada di OKU Raya seperti OKU Selatan, Timur, dan OKU. Lalu Palembang, Mura, Muratara, dan Banyuasin serta OI.

"Kita juga sudah memetakan wilayah rawan bencana. BPBD Sumsel sebagai koordinator sudah melengkapi peralatan dan menyiapakan bantuan peralatan," jelas dia.

3. Peralatan dan logistik disebar ke kabupaten maupun kota

Foto banjir saat rendam pemukiman warga di Desa Karumbu Kecamatan Langgudu (Dok/Istimewa)
Foto banjir saat rendam pemukiman warga di Desa Karumbu Kecamatan Langgudu (Dok/Istimewa)

Bantuan peralatan tersebut akan segera dikirimkan ke wilayah yang masuk daftar rawan bencana di Sumsel. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi secara dini kejadian bencana alam.

"Dalam waktu dekat kita memberikan bantuan peralatan dan logistik ke kabupaten/kota," tutup dia.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Deryardli Tiarhendi
Rangga Erfizal
Deryardli Tiarhendi
EditorDeryardli Tiarhendi

Latest News Sumatera Selatan

See More