Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Beras Premium Langka di Palembang Jelang Hari Pencoblosan
Ilustrasi Pedagang beras (ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas)
  • Pasokan beras premium di Palembang kian langka jelang Pemilu karena meningkatnya permintaan, bukan kelangkaan.
  • Timses pemilu banyak membeli beras untuk keperluan politik, sementara Imlek dan masa tenang juga memengaruhi kelangkaan beras.
  • Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumsel tak bisa membatasi pembelian beras, namun akan melihat kondisi pasca 14 Februari 2024. Operasi pasar dilakukan dengan menjual beras biasa untuk mengatasi kelangkaan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Pasokan beras premium di Palembang kian langka. Kondisi ini terjadi beberapa waktu terakhir jelang pemilihan umum (Pemilu).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumsel, Ruzuan Effendi, tak menampik dengan kelangkaan tersebut. Menurutnya, kelangkaan beras disebabkan permintaan yang meningkat.

"Dari informasi rekan-rekan di lapangan sebenarnya bukan langka, melainkan meningkatnya permintaan," ungkap Ruzuan, Selasa (13/2/2024).

1. Pembelian beras meningkat di masa tenang

Rak beras di Superindo (IDN Times/Ridwan Aji Pitoko)

Ruzuan menambahkan, pembelian beras banyak dilakukan oleh timses pemilu. Biasanya, timses membeli beras untuk keperluan politik.

"Imlek juga berpengaruh karena banyak distributor beras yang tutup. Masa tenang juga jadi faktor banyaknya pembelian beras," ungkap dia.

2. DKPP tak bisa tahan timses beli beras premium

Beras Pandan Wangi di Alfamart. (IDN Times/Ridwan Aji Pitoko)

Pihaknya pun mengaku tak bisa membatasi masyarakat dalam membeli beras terutama untuk keperluan politik, karena semua orang berhak membeli beras premium.

"Namun setelah 14 Februari 2024 mendatang, kami akan melihat kembali kondisi sebenarnya. Kalau sekarang nanti dikira ingin mengintervensi politik," ujar dia.

3. Petani panen selama Februari 2024

(dok. Desa Cempaka Cirinten)

Dirinya menyebut di kalangan petani tidak ada kelangkaan karena menjelang panen pada Januari dan Februari. Untuk mengatasi kelangkaan itu, pihaknya rutin menggelar operasi pasar dengan menjual beras biasa.

"Beras ini tentunya beda dengan beras premium. Kalau beras premium itu memang kualitasnya sangat baik," tutup dia.

Editorial Team

Related Article