Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Anaknya Pukul Ibu Tiri, Pria di Sumsel Meninggal Kena Serangan Jantung

Anaknya Pukul Ibu Tiri, Pria di Sumsel Meninggal Kena Serangan Jantung
Ilustrasi, tersangka. Shutterstock
Share Article

Palembang, IDN Times - Seorang pria bernama Syahrudin (50), dikabarkan meninggal dunia secara mendadak. Ia diduga terkena serangan jantung setelah mengetahui anak kandungnya bernama Izhar Mulya Kusuma (22) memukuli ibu tirinya.

Syahrudin terkena serangan jantung akibat melihat tingkah laku anaknya. Kini Izhar ditangkap Polres Lubuk Linggau dan mendekam di dalam penjara.

1. Tersangka pukuli ibu tirinya

Ilustrasi ancaman. (IDN Times/Mardya Shakti)
Ilustrasi ancaman. (IDN Times/Mardya Shakti)

Kasus kekerasan tersebut berawal dari tersangka Izhar yang datang ke rumah Salamah (50), ibu tirinya yang tinggal di wilayah Kelurahan Ulak Surung, Kecamatan Lubuk Linggau Utara II, Kota Lubuklinggau, Sumatra Selatan (Sumsel).

Tersangka berusaha mencuri tabung gas yang ada di rumah tersebut. Namun karena sudah sering dicuri tersangka, Salamah mengunci tempat penyimpanan tabung gas. Usaha pencurian tabung gas gagal, tersangka mencoba mencuri motor milik ayahnya. Hanya saja, kunci motor tersebut dipegang oleh Salamah.

"Karena kesal tidak mendapatkan apa-apa, pelaku ini marah dan mengamuk. Kemudian ia memukuli ibu tirinya menggunakan kayu," ungkap Robi, Rabu (18/1/2023).

2. Ayah tersangka terkena serangan jantung

jberita.com
jberita.com

Melihat kelakuan anaknya memukuli ibu tiri, korban Syahrudin akhirnya tersulut emosi dan mengambil kayu untuk menghalau anaknya memukuli Salamah. Akan tetapi, tersangka berbalik menyerang korban. Ia bahkan melempar batu ke arah korban hingga dirinya jatuh. Tiba-tiba penyakit jantung yang selama ini ia derita pun kambuh.

"Warga sekitar yang melihat keributan langsung berupaya menolong korban dengan membawanya ke rumah sakit. Setelah dirawat, korban dinyatakan meninggal," jelas dia.

3. Tersangka merupakan residivis

Ilustrasi penjara (IDN Times/Mardya Shakti)
Ilustrasi penjara (IDN Times/Mardya Shakti)

Polisi yang mendapat laporan dari masyarakat langsung mendatangi lokasi. Bahkan saat akan ditangkap, pelaku melakukan perlawanan hingga akhirnya dilumpuhkan. Dari hasil pemeriksaan, Izhar ternyata seorang residivis yang pernah mendekam di sel tahanan dan baru bebas pada 2021 lalu.

“Warga juga ternyata sudah resah atas ulah pelaku yang sering mengancam dan selalu membawa pisau," tutup dia.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Deryardli Tiarhendi
Rangga Erfizal
Deryardli Tiarhendi
EditorDeryardli Tiarhendi

Latest News Sumatera Selatan

See More

Pertalite Sulit Didapatkan, Tarif Angkutan Sungai di Palembang Naik

27 Jun 2026, 16:35 WIBNews