Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

3 Siamang Milik Warga Dilepas ke SM Dangku Muba

3 Siamang Milik Warga Dilepas ke SM Dangku Muba
Owa Siamang hasil peliharaan masyarakat dilepasliarkan. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

Musi Banyuasin, IDN Times - Tiga hewan dilindungi jenis Owa Siamang akhirnya dilepasliarkan ke Suaka Margasatwa (SM) Dangku, Musi Banyuasin (Muba), Sumatra Selatan (Sumsel).

Ketiga hewan bernama latin Symphalangus syndactylus itu diserahkan masyarakat Sumsel yang sempat menjadikannya sebagai hewan peliharaan.

"Siamang ini memang endemik Sumatra. Ketiga individu satwa dilindungi tersebut berasal dari hasil penyerahan sukarela masyarakat di Kota Palembang dan Lahat, serta rescue karena konflik di Kabupaten Lahat," ungkap Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumsel, Ujang Wisnu Barata, Selasa (10/8/2021).

1. Owa dipastikan sehat sebelum dilepas

Owa Siamang hasil peliharaan masyarakat dilepasliarkan di SM Dungku Musi Banyuasin . ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
Owa Siamang hasil peliharaan masyarakat dilepasliarkan di SM Dungku Musi Banyuasin . ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

Sebelum dilepasliarkan, ketiga satwa itu telah menjalani perawatan sekaligus rehabilitasi. Mereka dilatih untuk bertahan di alam bebas karena sudah terbiasa dengan manusia. Hewan-hewan tersebut selama tiga bulan terus dipantau secara berkala.

"Ketiga hewan tersebut sudah dinyatakan sehat untuk dilepasliarkan ke alam bebas," ujar dia.

2. Owa Siamang jadi hewan terancam punah

Owa Siamang hasil peliharaan masyarakat dilepasliarkan di SM Dungku Musi Banyuasin . ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
Owa Siamang hasil peliharaan masyarakat dilepasliarkan di SM Dungku Musi Banyuasin . ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

Siamang menjadi primata yang mulai terancam karena populasinya di alam bebas mulai berkurang. Dampak berkurangnya populasi siamang karena perburuan. Padahal, habitat mereka biasanya di alam bebas terutama wilayah dataran tinggi.

"Dua ekor Owa Siamang yang dilepas berjenis kelamin jantan dan satu ekor berjenis betina," jelas dia.

3. Melepasliarkan Owa Siamang sebagi edukasi ke masyarakat

Owa Siamang hasil peliharaan masyarakat dilepasliarkan di SM Dungku Musi Banyuasin . ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
Owa Siamang hasil peliharaan masyarakat dilepasliarkan di SM Dungku Musi Banyuasin . ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

Menurut Ujang, kegiatan melepasliarkan diinisiasi oleh BKSDA Sumsel dalam rangkaian Hari Konservasi Alam Nasional 2021, sekaligus sarana edukasi dan publikasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem, pelestarian satwa, dan daya dukung kawasan konservasi sebagai habitat satwa.

"Ini merupakan implementasi dari program Kementerian LHK, Living in Harmony with Nature. Melestarikan Satwa Liar milik negara" tutup dia.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Deryardli Tiarhendi
Rangga Erfizal
Deryardli Tiarhendi
EditorDeryardli Tiarhendi
Follow Us

Latest News Sumatera Selatan

See More

Sedia Mantel! 13 Wilayah Waspada Potensi Cuaca Ekstrem di Sumsel

19 Apr 2026, 09:42 WIBNews