7.036 Jemaah Haji Sumsel Siap Berangkat, Penerbangan Tanpa Transit

- Kemenhaj memastikan kondisi geopolitik Timur Tengah tidak mengganggu ibadah haji, dan penerbangan jemaah Embarkasi Palembang tetap dilakukan langsung dari Palembang ke Jeddah tanpa transit.
- Embarkasi Palembang akan memberangkatkan total 7.036 jemaah asal Sumsel dan Babel dalam 16 kelompok terbang menggunakan Saudi Arabia Airlines, dengan kloter pertama berangkat pada 22 April 2026.
- Pemerintah Provinsi Sumsel menekankan pentingnya pengelolaan kerumunan di asrama haji agar suasana kondusif, sementara seluruh petugas PPIH telah dilantik dan siap memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah.
Palembang, IDN Times -Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan geopolitik di Timur Tengah tidak akan mengganggu perjalanan dan pelaksanaan ibadah haji tahun ini. Termasuk Jemaah calon haji (JCH) Embarkasi Palembang, yang diminta untuk tenang jelang keberangkatan ke Tanah Suci.
Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Palembang sudah berkoordinasi dengan Kemenhaj dan pemerintah Arab Saudi terkait keberangkatan JCH. Sejauh ini untuk penerbangan tetap dilakukan secara direct (langsung) Palembang-Jeddah, artinya tanpa transit di negara lain.
1. Embarkasi Palembang memberangkatkan 7.036 jemaah dari Sumsel dan Babel

Wakil Ketua PPIH Embarkasi Haji Palembang, HM Hozinul Asror mengatakan, pihaknya menyiapkan skema jika nanti terdapat hal yang dapat menghambat pelaksanaan ibadah haji.
"Musim haji tahun ini, Embarkasi Palembang akan memberangkatkan 7.036 jemaah dengan rincian 5.895 jemaah asal Sumsel, 1.077 jemaah asal Babel, dan 64 petugas kloter. Mereka akan diberangkatkan dalam 16 kelompok terbang menggunakan maskapai Saudi Arabia Airlines," ujarnya.
2. Kloter 1 asal OKU Timur dijadwalkan masuk asrama haji pada 21 April

Adapun Kloter 1 asal OKU Timur dijadwalkan masuk asrama haji pada 21 April pukul 08.00 WIB dan diberangkatkan menuju Madinah pada 22 April 2026, pukul 07.10 WIB. Semakin dekatnya hari pemberangkatan, pengurus PPIH Embarkasi Palembang Tahun 2026 sudah dilantik serentak secara online Jumat (17/4/2026) di Gedung Serbaguna Asrama Haji Sumsel.
"Pelantikan dilakukan di 5 embarkasi haji dan umrah di Indonesia. Selain 17 PPIH yang dilantik, juga dibantu petugas pembantu PPIH yang berjumlah kurang lebih 120 orang. Semua petugas ini sudah diberikan pembekalan baik dari Karo Kesra Pemprov Sumsel maupun dari Kakanwil Kemenhaj," jelasnya.
3. Penerbangan langsung tanpa transit

Sementara itu, Asisten 1 Setda Pemprov Sumsel Apriyadi usai menghadiri pelantikan pengurus PPIH Embarkasi Palembang menekankan pentingnya pengelolaan kerumunan di area asrama.
“Kita harus menciptakan suasana yang baik dan tertib bagi keluarga jemaah yang mengantar agar proses di asrama tetap kondusif dan jemaah bisa beristirahat dengan tenang sebelum terbang,” ungkapnya.
Apriyadi memastikan semua PPIH dapat melaksanakan tugas sebaik-baiknya dan memberikan pelayanan terbaik kepada JCH.
"Insya Allah para jemaah calon haji maupun keluarga jangan khawatir. Penerbangan untuk haji direct Palembang-Jeddah dan Palembang-Madinah. Jadi tidak ada transit-transit ke Qatar atau negara lainnya," terangnya.

















