Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Gubernur Sumbar: Masjid Musala Tak Boleh Terkunci selama Lebaran

Gubernur Sumbar: Masjid Musala Tak Boleh Terkunci selama Lebaran
Gubernur Sumatra Barat, Mahyeldi Ansyarullah (Foto: Pemprov Sumbar)
Intinya Sih
  • Gubernur Sumatra Barat meminta agar masjid dan musala di pinggir jalan tidak ditutup selama 24 jam untuk para pemudik.
  • Masyarakat yang melakukan perjalanan dapat beristirahat di masjid atau musala sebagai upaya mendukung keselamatan pengendara jalan.
  • Pengurus masjid diminta untuk menyediakan minuman dan makanan ringan secara gratis, serta pelaku usaha diminta memastikan keamanan pengunjung selama libur lebaran Idul Fitri.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Padang, IDN Times - Untuk memberikan kenyamanan bagi para pemudik selama libur lebaran Idul Fitri mendatang, Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi meminta agar seluruh masjid dan musala yang ada di pinggir jalan untuk tidak ditutup. Mahyledi meminta seluruh masjid dan musala yang lokasinya berada di pinggir jalan untuk dibuka selama 24 jam dan menjadi tempat persinggahan masyarakat yang melakukan perjalanan.

"Saya minta, tidak ada masjid dan musala yang terkunci. Baik selama arus mudik sebelum Lebaran, mau pun di masa arus balik selepas Lebaran," katanya dalam keterangan resmi yang diterima IDN Times.

1. Pentingnya masjid dan musala buka selama libur lebaran

Masjid Al Hakim, salah satu masjid yang terletak di pinggir jalan di Kota Padang (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)
Masjid Al Hakim, salah satu masjid yang terletak di pinggir jalan di Kota Padang (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)

Mahyeldi menyebutkan, masyarakat yang melakukan perjalanan bisa beristirahat sejenak di masjid atau musala yang berada di pinggir jalan.

"Ini penting demi mendukung keselamatan pengendara jalan," katanya.

Menurut Mahyeldi, akan banyak pemudik yang pulang ke Sumatra Barat dengan membawa kendaraan pribadi dan menempuh perjalanan panjang.

2. Minta pengurus masjid sediakan kopi gratis

Truk melewati jalur Sitinjau Lauik (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)
Truk melewati jalur Sitinjau Lauik (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)

Menurut Mahyeldi, jika masyarakat yang mudik berkendara menggunakan kendaraan pribadi, saat mereka hendak istirahat namun tidak mendapatkan tempat, hal tersebut akan membahayakan.

"Jangan sampai ada pemudik yang mengantuk atau menahan hajat saat berkendaraan, karena ini akan membahayakan keselamatan mereka," katanya.

Bahkan, Mahyeldi meminta pengurus masjid untuk menyediakan minuman seperti kopi, teh, atau makanan ringan untuk masyarakat yang beristirahat secara gratis.

3. Pelaku wisata harus pastikan keamanan

Gubernur Sumatra Barat, Mahyeldi Ansyarullah (Foto: Pemprov Sumbar)
Gubernur Sumatra Barat, Mahyeldi Ansyarullah (Foto: Pemprov Sumbar)

Selain hal tersebut, Mahyeldi juga meminta seluruh pelaku usaha untuk memastikan keamanan bagi pengunjung selama libur lebaran Idul Fitri mendatang. Karena menurutnya, tingkat kunjungan ke tempat wisata akan mengalami lonjakan cukup tinggi selama momen perayaan Idul Fitri nantinya. Terutama tempat wisata yang berhubungan dengan laut dan pulau.

"Kami juga ingatkan, agar segala jenis kendaraan umum yang beroperasi selama Lebaran, agar dipastikan kelaikannya. Lalu bagi kita yang di kampung, mari bersama-sama membersihkan lingkungan untuk menyambut sanak saudara kita yang pulang," katanya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Hafidz Trijatnika
EditorHafidz Trijatnika

Latest News Sumatera Selatan

See More