Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Harimau Sumatra Mangsa Ternak Warga di Jambi

Harimau Sumatra Mangsa Ternak Warga di Jambi
Harimau Sumatera bernama RIA menjalani masa rehabilitasi di Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera Dharmasraya (PR-HSD). Dok. IDN Times
Share Article

Jambi, IDN Times - Harimau Sumatra yang menghuni Taman Nasional Berbak Sembilang (TNBS), di kawasan Tanjung Jabung Timur, Jambi, terlihat memasuki kawasan pemukiman warga.

Satwa dilindungi ini bahkan telah memangsa ternak milik warga Desa Sungai Sayang, Kecamatan Sadu, Kabupaten Tanjungjabung Timur, Jambi, Minggu (6/2) malam.

1. Harimau memangsa sapi di lahan sawit

Anak Harimau Sumatra yang ditemukan terjerat kawat di Aceh Tenggara. (ANTARA)
Anak Harimau Sumatra yang ditemukan terjerat kawat di Aceh Tenggara. (ANTARA)

Seekor sapi milik Roni, warga RT 5 Dusun II, dimangsa di lahan sawit tak jauh dari rumahnya. Kejadian itu baru diketahui pada Senin (7/2/2022) pagi. Sebelumnya, kemunculan harimau diidentifikasi dari jejak kaki yang banyak ditemui di perkebunan warga.

"Kemungkinan malam setelah dimangsa, paginya datang lagi karena bangkai sapinya masih di sana," kata Roni.

Roni juga kuatir Harimau akan kembali muncul. Sebab dalam dua tahun terakhir, warga sering menemukan jejak harimau di sekitar perkampungan. Bahkan beredar rekaman video seekor Harimau muncul di tepi jalan, tak jauh dari kantor desa yang berbatasan langsung dengan TNBS.

2. Kepala Desa melarang warga keluar malam

Kantor Desa Sungai Sayang, Tanjab TImur, Jambi
Kantor Desa Sungai Sayang, Tanjab TImur, Jambi

Harimau Sumatra yang memangsa ternak warga bukan pertama kali terjadi. Pada Oktober 2021 lalu, 11 ekor kambing milik warga juga menjadi korban. Kepala Desa Sungai Sayang, Ahmadi mengatakan, belakangan warga sering menemukan jejak Harimau. Bahkan kemunculan Si Belang di sekitar kantor desa pernah direkam warganya.

Ahmadi juga sudah mengimbau kepada warga agar tidak beraktivitas pada malam hari, untuk menghindari kemungkinan serangan Harimau terhadap warga.

"Kami sudah menyampaikan laporan ke Kecamatan, mengirimkan surat kepada BKSDA Jambi mengenai kejadian ini," kata Kades Sungai Sayang.

3. Dipicu Pembukaan Lahan

Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan. (ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan)
Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan. (ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan)

Faried, Kepala Seksi Wilayah II BKSDA Jambi mengakui, pihaknya sudah menerima laporan warga mengenai kemunculan Harimau Sumatra ke kawasan pemukiman dan memangsa ternak warga.

Kerusakan lingkungan yang terjadi di kawasan hutan TNBS menjadi penyebab. Berkurangnya tutupan hutan akibat kebakaran lahan gambut serta pembukaan lahan, mengakibatkan penurunan rantai makanan Harimau.

"Kita sudah mengirim tim ke lapangan. Sementara masih dipantau, kita juga menunggu hasil koordinasi dengan pihak TNBS," kata Faried, Kamis (10/2).

Share Article
Topics
Editorial Team
M Ramond
EditorM Ramond

Latest News Sumatera Selatan

See More

Ancaman Karhutla Meningkat, Ada 542 Titik Hotspot di Sumsel Sepanjang Mei

31 Mei 2026, 18:57 WIBNews