TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Pemuda Batak Sebut 130 Pengacara Mengawal Kasus Brigadir J

Integritas Polri sebagai institusi penegak hukum diuji 

Ketua DPP Pemuda Batak Bersatu, Lambok F. Sihombing (IDN Times/Rangga Erfiza)

Jambi, IDN Times - Dewan Pimpinan Pusat Pemuda Batak Bersatu (DPP PBB) mendesak pemerintahan Presiden Joko 'Jokowi' Widodo turun tangan mengawal kasus dugaan pembunuhan terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Meski sudah ada tim pencari fakta dan tim independen dalam upaya penyidikan, pihaknya berharap keadilan dapat terungkap ke publik.

"Jangan ada ditutup-tutupi. Kita mendorong keadilan dan transparansi dari penyelesaian kasus ini. Kasus ini menyangkut nama baik institusi, dan sedang diuji untuk mengungkap fakta agar nama Polri terjaga dengan baik," ungkap Ketua DPP PBB, Lambok F Sihombing kepada IDN Times, Rabu (20/7/2022).

Baca Juga: Keluh Samuel Mengenang Yosua Sang Ajudan Jenderal Bintang Dua

Baca Juga: Brigadir J Dampingi Ferdy Sambo Sejak Kombes Hingga Jenderal Bintang 2

1. Sebanyak 130 pengacara mengawal kasus ini

Ilustrasi pemuda batak bersatu (IDN Times/Rangga Erfizal)

Menurut Lambok, kedatangannya menemui pihak keluarga sebagai bentuk solidaritas sesama warga batak. Pihaknya berjanji akan mengawal kasus ini sehingga keluarga mendapatkan keadilan.

"Di pusat (Jakarta) kita bersama sekitar 130 penasihat hukum turut mengawal kasus ini. Apalagi sudah ada instruksi dari Presiden yang meminta kasus ini diungkap," ungkap dia.

2. Keluarga minta hukum ditegakan

Perwakilan Advokat dongantubuh Hutabarat sekaligus perwakilan keluarga, Ferdy Marsel Kesek (IDN Times/Rangga Erfizal)

Perwakilan keluarga, Ferdy Marsel Kesek menyatakan, pihaknya melakukan pengawasan terhadap kasus yang menimpa Brigadir J. Melalui kuasa hukum di Jakarta, mereka berharap hukum dapat tegak meski pelakunya diduga memiliki jabatan tinggi.

"Kita sebagai masyarakat dan keluarga akan mengawal kasus ini sampai tuntas. Siapa di balik pembunuhan ini harus terungkap," jelas dia.

Baca Juga: Temui Keluarga Brigadir J, Kompolnas: Untuk Penilaian Independen

Berita Terkini Lainnya