Harga Emas Palembang saat Isra Miraj Sentuh Rp15 Juta Sesuku

- Harga emas Palembang saat Isra Miraj hari ini sentuh Rp15 juta per suku atau 6,7 gram, harga tertinggi sepanjang awal tahun 2026.
- Harga emas di tiap toko beragam, dipengaruhi permintaan tinggi dan kondisi geo politik. Ada toko yang menjual dengan harga stabil karena penawaran di pasar konstan.
- Ragam harga emas perhiasan dipengaruhi inflasi, faktor suply maupun demand di publik. Langkah penting menjaga harga emas stabil dan tak naik signifikan.
Palembang, IDN Times - Harga emas perhiasan Palembang saat Isra Miraj hari ini, Jumat (16/1/2026) sentuh Rp15 juta per suku atau 6,7 gram. Nilai itu merupakan harga tertinggi sepanjang awal tahun 2026.
Terpantau harga emas di angka Rp15 jutaan itu dijual di Toko Laris Palembang untuk jenis perhiasan cincin dengan kadar emas 24 karat. Sementara di toko lain, harga emas masih ada yang dibanderol Rp14 jutaan sesuku.
1. Harga emas di beberapa toko masih dijual dengan harga stabil

Diketahui, harga emas di tiap toko dipatok beragam. Hal itu karena menyesuaikan operasional dan biaya upah. Pantauan IDN Times, harga emas dalam beberapa hari terakhir bergerak naik.
Kenaikan harga ini dipengaruhi permintaan tinggi dan kondisi geopolitik. Meski rata-rata harga emas naik, masih ada beberapa toko yang menjual dengan harga stabil karena penawaran di pasar konstan.
2. Harga emas potensi dorong nilai inflasi

Menurut Pengamat Ekonomi Universitas Sriwijaya (Unsri) Soekanto Sairuki, ragam harga emas perhiasan yang terjadi karena adanya pengaruh inflasi dan faktor suplai maupun demand di publik.
Harga emas naik bila permintaan tinggi dan sebaliknya, harga emas turun jika permintaan melandai. Namun meski harga turun, ekonomi masih potensi inflasi.
3. Ingatkan agar tidak investasi emas hanya untuk tren

Dia menambahkan, langkah penting menjaga harga emas stabil dan tak naik signifikan, dengan cara tenang menghadapi perang harga dan masyarakat tak perlu terburu-buru membeli emas.
Apalagi katanya, ikut membeli emas karena tren bukan tujuan investasi. Jika masyarakat membeli emas hanya untuk 'ikut-ikutan' bisa menyebabkan harga emas melambung.


















