Pemain asing baru Semen Padang FC mengikuti latihan (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)
Laga babak kedua Borneo FC vs Semen Padang FC dimulai, tensi permainan langsung meningkat dengan cukup tinggi. Baru berjalan satu menitan, pelanggaran keras dilakukan oleh gelandang serang Borneo FC Muhammad Dwiki Hardiansyah terhadap Rosad Setiawan.
Wasit Ko Hyungjin tanpa ragu langsung mengeluarkan kartu kuning kedua untuk Dwiki dan langsung mendepak sang winger itu keluar dari area pertandingan. Bahkan, wasit juga mengeluarkan kartu kuning untuk salah satu tim pelatih yang mencoba memberikan komentar terkait kartu merah itu.
Selang 2 menit setelah kartu merah tersebut, anak asuh Eduardo Almeida tidak menyia-nyiakan kesempatan dan langsung menerapkan umpan pendeknya. Umpan pendek dari sisi kiri diberikan oleh Firman Juliansyah kepada lini tengah yang akhirnya dapat dieksekusi oleh Felipe Chaby.
Tendangan itu tak mampu dihalau oleh Daffa Fasya yang menjadi gol penyeimbang yang diciptakan oleh pemain yang baru bergabung dengan Semen Padang FC itu. Intensitas pertandingan semakin meningkat usai terciptanya gol penyeimbang tersebut dan jual-beli serangan terus dilesatkan oleh Borneo FC maupun Semen Padang FC.
Menit ke 73 Semen Padang FC berhasil mengungguli pertandingan melalui umpan yang sangat matang diterima oleh Bruno Gomes. Sang striker kembali membobol gawang Borneo FC melalui umpan manja dari Steward dari sisi kiri lapangan. Gol ketiga itu tercipta pada menit ke 76.
Tekanan demi tekanan terus diberikan dari berbagai lini oleh Semen Padang FC. Hal yang sama juga dilakukan oleh Borneo FC untuk bisa memperkecil ketertinggalannya.