Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Nasib Sriwijaya FC Usai Degradasi Liga 3, Pelatih Bahas Soal Mental
Potret pemain Sriwijaya FC (Dok: MO Sriwijaya FC)
  • Sriwijaya FC resmi terdegradasi ke Liga 3 setelah kalah 0-3 dari Sumsel United, dengan hanya mengumpulkan dua poin dari 21 pertandingan musim ini.
  • Pelatih Iwan Setiawan menekankan pentingnya menjaga mental pemain agar tetap kuat menghadapi situasi sulit pascadegradasi.
  • Meski sudah dipastikan turun kasta, tim tetap diminta tampil maksimal dan menjalani sisa laga dengan semangat nothing to lose.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Klub legendaris Sriwijaya FC (SFC) terpaksa menyerah di Pegadaian Championship 2025/2026 usai tumbang 0-3 dari Sumsel United pada 28 Februari 2026. Tim berjuluk Laskar Wong Kito ini dipastikan degradasi dari Liga 2 pascaderby Sumatra Selatan berakhir.

Meski harus menjalani sisa 6 laga di kompetisi tahun ini, SFC tak akan mampu bangkit dan bertahan di Liga 2 walau memetik poin kemenangan. Sebab melihat klasemen, klub Elang Andalas hanya bisa mengumpulkan 2 poin dari 21 pertandingan. Memastikan turun kasta, kini kondisi SFC dalam keadaan pasrah dan mengalir hingga kompetisi usai.

1. Sriwijaya FC dalam kondisi jaga mental

Pers konferensi laga Sriwijaya FC (Dok: MO Sriwijaya FC)

Pelatih Sriwijaya FC, Iwan Setiawan, mengaku setelah menjalani laga kontra Sumsel United di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang yang merupakan homebase Elang Andalas, kini para pemain dalam kondisi menata mental.

"Jadi, sekarang persoalan mentality menjadi penting yang perlu kami garisbawahi," ujar Iwan, dikutip, Senin (2/3/2026).

2. Sriwijaya FC lanjutkan sisa laga dengan nothing to lose

Sumsel United vs Sriwijaya FC (Dok. Media Officer)

Walau berada pada titik terendah karena harus keluar dari championship usai kompetisi musim ini berakhir, Iwan menyebut para pemain masih memiliki semangat. Dia yakin anak asuhnya memiliki mental kuat dan mampu keluar dari ancaman frustrasi.

"Ini tidak menjadikan kami frustrasi, tapi ada target lain yang lebih penting yang saya selalu dengungkan sama tim ini. Mestinya kondisi ini menjadi kondisi yang lebih positif, di mana kita bisa nothing to lose. Saya yakin saat kita nothing to lose, maka akan keluar semua kemampuan yang ada pada kami," jelasnya.

3. Pelatih Sriwijaya FC tetap maksimalkan performa tim di sisa laga

Sumsel United vs Sriwijaya FC (Dok. Media Officer)

Terpaksa menerima takdir karena tak mampu bertahan di kasta kedua, Sriwijaya FC tetap harus menjalani sisa laga dengan semangat. Laskar Wong Kito dijadwalkan bertemu dengan Persiraja Banda Aceh pada pertandingan away 28 Maret nanti.

"Saya selalu mengatakan di tim ini bahwa oke, kita harus selalu tampil maksimal di setiap pertandingan kita. Maksimal, maksimal, maksimal. Karena saya selalu sampaikan top performance sama dengan sukses," kata Iwan.

Editorial Team