Gol Tunggal Yevhen Bokhashvili ke PSPS dan Pembuktian Sriwijaya FC

Palembang, IDN Times - Kemenangan tipis Sriwijaya FC (SFC) kontra PSPS Riau dengan skor 1-0 membuat Laskar Wong Kito keluar dari zona degradasi. Bahkan Skuad Elang Andalas masih berpotensi lolos 12 besar atau perempat final.
Peluang terbuka tim Hendri Susilo menuju babak 12 besar bisa terjadi asal Sriwijaya FC mampu mengambil poin penuh pada laga kandang terakhir melawan PSMS Medan di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ), Minggu (17/11/2023).
Kesuksesan klub jersey merah maroon menambah tiga poin dari Riau tak luput dari perjuangan penyerang baru Sriwijaya FC, Yevhen Bokhashvili. Pemain asal Ukraina itu berhasil mencetak gol tunggal saat dijamu Askar Bertuah di Riau.
1. Penyerang anyar Sriwijaya FC buktikan kemampuan di laga kontra PSPS Riau

Pelatih kepala Sriwijaya FC, Hendri Susilo, mengatakan gol yang diciptakan Yevhen Bokhashvili atau Baha menjadi pembuktian dirinya. Meski sempat dikritik pendukung Elang Andalas saat laga kontra Semen Padang FC, kini pemain bernomor punggung 10 tersebut menunjukkan performa dan kemampuannya.
"Karena waktu latihan ini sebentar jadi faktor adaptasinya yang belum maksimal. Tapi pertandingan kemarin dia (Baha) bisa membuktikan bisa main bagus dan cetak gol. Kemarin bisa dibilang debut dia juga, karena waktu di Padang main belum maksimal," katanya kepada IDN Times, Jumat (1/12/2023).
2. Siapkan performa terbaik hadapi PSMS Medan

Eks pelatih Persiraja FC menyampaikan, setelah tim pulang dari Riau, anak asuhnya itu mulai bersiap menghadapi pertandingan terakhir menjamu PSMS Medan. Para pemain diberikan waktu istirahat beberapa hari kemudian lanjut latihan fisik.
"Yang jelas pulang dari sini (Riau) penting untuk tim tetap didukung dan beri semangat kepada Laskar Wong Kito supaya tetap positif. Jangan menyerah, poin sisa lawan PSMS Medan tetap harus didapat, kita wajib menang," kata Hendri.
3. Sriwijaya FC masih berharap putusan PK pengurangan poin oleh PSSI

Sriwijaya FC saat ini mengantongi 13 poin dan masih berada di bawah PSMS Medan dengan 15 poin. Meski berpeluang lolos 12 besar dengan wajib menang laga kandang, Laskar Wong Kito masih berharap PSSI menyetujui Peninjauan Kembali (PK) sanksi pengurangan poin.
"SFC tetap berharap memori PK bisa dikabulkan Ketum PSSI, Erick Thohir. Jika benar, maka 4 poin milik Sriwijaya FC akan kembali karena dalam sepak bola semua bisa terjadi,” jelas dia.

















