- a. Menyatakan SRIWIJAYA FC terbukti secara meyakinkan melakukan pelanggaran disiplin tidak menyertakan pemain U21 dalam Starting XI sebagaimana dimaksud dalam pasal 23 ayat (3) Regulasi Pegadaian Liga 2 Tahun 2023-2024 jo Pasal 71 huruf ajo. pasai 28 Kode Disiplin PSSI 2023;
- b. Menjatuhkan sanksi oleh karena itu kepada SRIWIJAYA FC dengan sanksi disiplin berupa:
Dinyatakan kalah 0—3 dari SEMEN PADANG; dan Dikurangi 3 poin dalam peringkat resmi Kompetisi Pegadaian Liga 2 Tahun 2023 2024.
Gawat, Sriwijaya FC Terancam Degradasi ke Liga 3

Palembang, IDN Times - Posisi Sriwijaya FC (SFC) yang turun dari papan atas klasemen sementara Liga 2 musim kompetisi 2023/2024, terancam besar masuk degradasi ke Liga 3. Tim asuhan Muhammad Yusuf Prasetyo atau Yoyo baru mengantongi enam poin di posisi keempat, setelah disanksi pengurangan tiga poin oleh Komdis PSSI.
"Kami harus berjuang keras bangkit untuk bisa masuk zona aman," ujar Yoyo kepada IDN Times, Jumat (10/11/2023).
Sebagai informasi, Sriwijaya FC berada di posisi keempat Grup A di bawah Semen Padang peringkat pertama, Persiraja peringkat kedua, PSMS Medan peringkat ketiga, dan PSPS Riau di peringkat kelima.
1. Sriwijaya FC berdoa dapatkan hasil terbaik

Ancaman terhadap skuad Elang Andalas masuk Play-Off degradasi sangat tinggi. Namun Yoyo bertekad membawa Sriwijaya FC tetap berada di Liga 2.
"Tidak ada yang tidak mungkin. Kita lakukan sampai habis, kerja sampai habis, biar sisanya Allah yang menentukan. Kita berdoa yang terbaik. Saya pasti berusaha menyelamatkan," ungkap dia.
2. Kondisi pemain banyak drop

Yoyo mengaku dirinya tidak bisa memungkiri bahwa tim merasakan dampak sanksi pelanggaran, karena tidak menyertakan pemain U21 saat starting eleven di laga Sriwijaya FC melawan Semen Padang FC, Minggu (1/11/2023) lalu.
"Sebagai manusia normal pasti kecewa, pasti drop, pasti banyak hal dari teman-teman sampaikan ke saya. Macam-macam yang mereka rasakan," jelasnya.
3. Pemain Sriwijaya FC masih punya semangat saat lawan Sada Sumut FC

Kendati begitu, Yoyo mengaku salut dengan para pemain yang masih memiliki semangat luar biasa. Hal itu terbukti dari upaya menyerang saat laga kontra Sada Sumut FC dengan bermain 10 orang.
"Mereka cukup bagus dalam menyerang dan bertahan. Pada akhirnya 10 lawan 11, karena kita kalah jumlah pemain dari babak pertama. Siapa pun timnya akan kesulitan," kata Yoyo.
4. Keputusan sanksi yang diterima Sriwijaya FC

Berikut sanksi yang diterima Sriwijaya FC terkait pengurangan poin:
Dalam Surat Keputusan Nomor 004/KEP/KB/PEGADAIAN-LIGA2/XI/2023 tentang Sanksi Disiplin Terhadap Klub Sriwijaya FC berisikan tiga butir putusan, yakni:
1. Menerima sebagian permohonan banding SRIWIJAYA FC nomor 168/PT SOM SFC/X/2023 tanggal 25 Oktober 2023 dan alasan dalam Memon Banding tanggal 1 November 2023 sepanjang mengenai peraturan dan/atau pasal yang dijadikan dasar penjatuhan sanksi disipin kepada Kub SRIWIJAYA FC oleh Komite Disiplin PSSI dalam keputusan nomor 062/L2/SK/KD PSSMIX/2023 tanggal 24 Oktober 2023.
2. Menolak untuk selebihnya permohonan banding SRIWIJAYA FC nomor 218/PT. SOM SFCX/2023 tanggal 25 Oktober 2023 berikut alasan-alasannya dalam Memon Banding tanggal 1 November 2023:
3. Memperbaiki keputusan Komite Disiplin PSSI nomor 062/L2/SK/KD PSSI/X/2023 tanggal 24 Oktober 2023 menjadi:
Keputusan Komite Banding PSSI mempunyai kedudukan sebagai Keputusan yang final, mengikat, dan berlaku efektif sejak ditetapkan Keputusan Banding PSSI pada hari Rabu tanggal 1 November 2023, dengan ketentuan akan diadakan perubahan jika kemudian hari terdapat kekeliruan.

















