Duel pemain PSMS kontra Sriwijaya FC di Stadion Gelora Jakabaring Palembang (dok.PSMS)
Teknis perombakan manajemen dan internal tim memang menjadi tanggung jawab PT Digi Asia Sport. Apalagi perusahaan tersebut sebagai pemegang saham mayoritas Sriwijaya FC dan memiliki kewenangan penuh menyusun organisasi internal Sriwijaya FC musim depan.
Diketahui sepanjang kompetisi 2024, PT Digi Sport Asia mengklaim mengurus Sriwijaya FC dengan total dana yang dikeluarkan sebesar Rp 6,5 miliar, di luar tunggakan gaji ofisial, pemain dan pelatih Laskar Wong Kito yang belum tuntas.
Meski persoalan itu belum kelar, PT Digi Sport Asia memastikan semua tunggakan akan diselesaikan dan dilunasi dalam waktu dekat. Permasalahan finansial klub secara umum tidak hanya terjadi pada SFC melainkan klub lain di Liga 2 dan 1.