Comscore Tracker

Fakta Baru Pelecehan Seksual di Unsri; Korban Dilecehkan di Lab FKIP

Sang dosen paksa korban pegang alat vital miliknya

Palembang, IDN Times - Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Sumsel, Kompol Masnoni mengungkapkan, pihaknya telah menemukan tiga fakta terbaru kasus dugaan pelecehan seksual terhadap mahasiswi Unsri berinisial DR (22).

Sang Dosen pembimbing berinisial A (34), diketahui telah melakukan tindakan pelecehan terhadap korban di sebuah laboratorium milik Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).

"Korban mengalami pelecehan seksual secara fisik oleh terduga pelaku yang dilakukan di laboratorium FKIP," ungkap Masnoni (2/12/2021).

1. Sang dosen paksa korban pegang alat vital

Fakta Baru Pelecehan Seksual di Unsri; Korban Dilecehkan di Lab FKIPIlustrasi Pelecehan (IDN Times/Mardya Shakti)

Menurut Masnoni, pelaku sempat bertemu dengan korban untuk membahas skripsi. Dari pengakuan korban, dirinya tiba-tiba dicium oleh dosennya. Dari sana, kasus pelecehan ini terjadi. Terduga pelaku memaksa korban untuk melakukan hal yang tak diinginkan.

"Pelaku memaksa korban memegang alat vital, dan mencium payudara korban," jelas dia.

Baca Juga: Tambah Lagi, 2 Mahasiswi Unsri Laporkan Pelecehan ke Polisi

2. Saksi tukang ojek turut diperiksa

Fakta Baru Pelecehan Seksual di Unsri; Korban Dilecehkan di Lab FKIPIlustrasi Pelecehan (IDN Times/Mardya Shakti)

Korban mengalami shock usai kejadian. Dirinya tidak menyangka akan menjadi korban pelecehan seksual oleh dosen pembimbing. Korban mengaku sempat menangis setelah keluar laboratorium hingga bertemu dengan seorang saksi.

"Saksi yang turut kita periksa adalah tukang ojek langganan korban. Dari pengakuannya juga melihat korban menangis usai keluar ruangan. Saksi sempat bertanya mengenai kenapa korban menangis," ujar dia.

Baca Juga: Korban Pelecehan Oknum Dosen Unsri Menangis Saat Olah TKP

3. Korban dalam keadaan rapuh

Fakta Baru Pelecehan Seksual di Unsri; Korban Dilecehkan di Lab FKIPIlustrasi pelecehan seksual (IDN Times/Mardya Shakti)

Menurut Masnoni, korban masih terguncang akibat pelecehan tersebut. Pihaknya pun dalam waktu dekat akan segera melanjutkan penyelidikan dengan memanggil terduga terlapor.

"Korban dalam keadaan rapuh, dirinya tidak mau mengingat peristiwa yang telah terjadi," tutup dia.

Baca Juga: Korban Pelecehan Oknum Dosen Unsri Menangis Saat Olah TKP

Baca Juga: 2 Kampus di Palembang Mulai Bahas Pencegahan Kekerasan Seksual

Topic:

  • Deryardli Tiarhendi

Berita Terkini Lainnya