- Cabai merah: 0,084 persen
- Daging ayam ras: 0,035 persen
- Telur ayam ras: 0,028 persen
- Tomat: 0,016 persen
- Ikan dencis: 0,015
Emas Perhiasan Masih jadi Penyumbang Tertinggi Inflasi di Palembang

- Palembang mencatat inflasi 4,37 persen pada Februari 2026, naik 0,58 persen dibanding Januari, dengan emas perhiasan menjadi penyumbang utama kenaikan harga.
- Kenaikan harga pangan terjadi menjelang Ramadan dan Hari Besar Keagamaan Nasional akibat gagal panen serta cuaca ekstrem yang menekan pasokan pasar.
- Komoditas seperti cabai merah, daging ayam ras, telur ayam ras, tomat, dan ikan dencis turut berkontribusi terhadap peningkatan inflasi di Palembang.
Palembang, IDN Times - Badan Pusat Statistik Kota Palembang merilis data inflasi Februari 2026 yang menunjukkan Kota Palembang mengalami kenaikan inflasi secara month-to-month (mtm).
Kepala BPS Palembang, Edi Subeno, menjelaskan bahwa kenaikan inflasi tersebut dipicu oleh lonjakan harga emas perhiasan yang signifikan sejak Januari, seiring tren penguatan harga emas global.
"Harga emas perhiasan naik signifikan mengikuti tren penguatan harga emas global. Ini menjadi penyumbang inflasi terbesar bulan ini,” ujar Kepala Badan Pusat Statistik Palembang, Edi Subeno, Senin (2/3/2025).
1. Inflasi naik 0,58 persen dibandingkan bulan Januari 2026

Berdasarkan data BPS, Palembang mengalami inflasi 4,37 persen pada Februari. Nilai tersebut naik 0,58 persen bila dibandingkan Januari 2026 (mtm). Sementara, secara year-to-date (ytd) inflasi meningkat 0,63 persen.
"Kenaikan ini didorong terutama oleh lonjakan harga emas perhiasan serta sejumlah komoditas pangan strategis," kata Edi.
2. Ramadan 2026 dan jelang HKBN dorong nilai inflasi naik

Peningkatan harga komoditas pangan di Palembang, lanjut Edi, seiring dengan momen Ramadan 2026 dan menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). Selain itu, sebagian kenaikan harga pangan juga disebabkan adanya gagal panen yang memengaruhi tekanan pasokan di pasaran.
"Dipengaruhi juga akibat cuaca ekstrem," jelasnya.
3. Harga komoditas hortikultiran mengalami inflasi akibat cuaca ekstrem

Edi menyampaikan, sebab adanya tekanan harga pada komoditas hortikultura seperti cabai dan tomat dipengaruhi oleh penurunan produksi akibat cuaca ekstrem yang berdampak pada terganggunya distribusi dan pasokan di pasar tradisional.
Kemudian dilihat dari sisi permintaan, peningkatan konsumsi masyarakat sejak awal bulan puasa juga berdampak pada penguatan tekanan harga, terutama pada komoditas protein hewani dan bahan pokok harian.
Berikut sejumlah komoditas yang memengaruhi inflasi Palembang:


















