Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Unsri Kolaborasi dengan Kemendag, Perkuat Ekosistem Bisnis Mahasiswa
Kuliah umum bertema “Empowering Growth : Young Entrepreneurs for a Better Future” di Gedung Fasilkom Unsri Lantai 7 Kampus Bukit Besar, Kamis (16/4/2026). Dok. Unsri untuk IDN Times
  • Universitas Sriwijaya bersama Kementerian Perdagangan memperkuat ekosistem bisnis mahasiswa lewat kuliah umum bertema kewirausahaan untuk membekali generasi muda dengan kemampuan adaptif dan inovatif di era ekonomi global.
  • Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti menegaskan peran penting UMKM dalam perekonomian nasional serta memperkenalkan program Kampus Preneur guna mendorong produktivitas dan semangat wirausaha anak muda.
  • Wakil Gubernur Sumsel Cik Ujang menyoroti pertumbuhan ekonomi daerah yang positif dan mengajak mahasiswa berani memulai usaha kecil, sejalan dengan komitmen Pemprov mencetak 100 ribu wirausaha muda.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Universitas Sriwijaya mengadakan kuliah umum bertema “Empowering Growth: Young Entrepreneurs for a Better Future” untuk memperkuat ekosistem bisnis dan kewirausahaan di kalangan mahasiswa melalui program kolaborasi dengan Kementerian Perdagangan.
  • Who?
    Kegiatan ini melibatkan Universitas Sriwijaya, Kementerian Perdagangan yang diwakili Wakil Menteri Dyah Roro Esti, serta dihadiri Wakil Gubernur Sumatera Selatan Cik Ujang dan para mahasiswa Unsri.
  • Where?
    Kuliah umum berlangsung di Gedung Fasilkom Universitas Sriwijaya lantai 7, Kampus Bukit Besar, Palembang, Sumatera Selatan.
  • When?
    Kegiatan dilaksanakan pada Kamis, 16 April 2026.
  • Why?
    Program ini bertujuan menumbuhkan semangat kewirausahaan mahasiswa agar mampu beradaptasi dengan dinamika ekonomi global serta berkontribusi terhadap penguatan sektor bisnis dan UMKM nasional.
  • How?
    Penguatan dilakukan melalui kuliah umum, kolaborasi akademik-industri, program inkubasi bisnis kampus, serta pengenalan inisiatif seperti Kampus Preneur dari Kementerian Perdagangan untuk mendorong produktivitas generasi muda.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Di kampus Unsri di Palembang ada acara besar tentang bisnis. Banyak mahasiswa datang dengar cerita dari orang penting, seperti Wakil Menteri Perdagangan dan Wakil Gubernur. Mereka bilang anak muda bisa jadi pengusaha hebat kalau berani dan mau belajar. Sekarang Unsri bantu mahasiswa punya ide usaha dan belajar jualan supaya ekonomi bisa tumbuh terus.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Kolaborasi antara Universitas Sriwijaya, Kementerian Perdagangan, dan Pemerintah Provinsi Sumsel menunjukkan sinergi nyata dalam menumbuhkan semangat kewirausahaan di kalangan mahasiswa. Melalui kuliah umum, program Kampus Preneur, serta dukungan terhadap UMKM dan ekspor daerah, kegiatan ini menciptakan lingkungan belajar yang inspiratif sekaligus memperkuat potensi generasi muda sebagai penggerak ekonomi masa depan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Universitas Sriwijaya (Unsri) mewujudkan ekosistem ekonomi di kalangan mahasiswa. Penguatan bisnis tersebut diterapkan lewat program kolaborasi Kementerian Perdagangan dalam kuliah umum bertema “Empowering Growth: Young Entrepreneurs for a Better Future” di Gedung Fasilkom Unsri Lantai 7, Kampus Bukit Besar, Kamis (16/4/2026).

"Mahasiswa saat ini merupakan calon pelaku ekonomi masa depan yang harus dibekali tidak hanya ilmu akademik, tetapi juga keterampilan kewirausahaan," ujar Wakil Rektor I Unsri, Rujito Agus Suwignyo, dalam keterangan rilis yang diterima.

1. Mahasiswa berpeluang jadi pengusaha dan berkontribusi terhadap bisnis-ekonomi

Wakil Rektor I Bidang Akademik Rujito Agus Suwignyo (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Rujito menyampaikan, ekosistem ekonomi dan bisnis penting dikenalkan kepada generasi muda, terutama para mahasiswa. Tujuannya, kata Rujito, agar anak muda usia produktif memiliki keberanian, inovasi, serta kemampuan beradaptasi menghadapi dinamika ekonomi secara global.

"Unsri terus berupaya membangun ekosistem kewirausahaan melalui berbagai program, seperti inkubasi bisnis, pengembangan usaha mahasiswa, serta kolaborasi dengan dunia industri," katanya.

Lebih lanjut, Rujito menyampaikan, melalui kolaborasi dan kuliah umum yang disampaikan Kementerian Perdagangan, ke depan para mahasiswa Unsri mampu menjadi motor penggerak ekonomi jangka panjang, didukung kemampuan akses pendidikan, pasar, dan pemahaman global yang memadai.

"Mereka (mahasiswa) memiliki peluang besar untuk berkontribusi (terhadap sektor ekonomi dan bisnis di Indonesia),” jelas dia.

2. Wamendag dorong anak muda jadi pelaku usaha

Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti. (Dok. IDN Times)

Diketahui, kegiatan kuliah umum bertema “Empowering Growth : Young Entrepreneurs for a Better Future” di Unsri Palembang diisi oleh Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti.

Dalam materi yang disampaikan, Dyah menegaskan bahwa sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran krusial dalam perekonomian nasional dan anak muda memiliki peluang besar untuk mewujudkan ekosistem bisnis terbarukan.

"Lebih dari 60 persen Produk Domestik Bruto Indonesia disumbang oleh UMKM. Kami ingin mendorong banyak anak muda jadi pelaku usaha, termasuk jadi pemilik franchise. Kementerian Perdagangan memiliki berbagai program, mulai dari pengamanan pasar dalam negeri, perluasan pasar ekspor, hingga fasilitasi bisnis matching,” jelasnya.

Ia juga memperkenalkan program Kampus Preneur yang baru diluncurkan sebagai upaya meningkatkan produktivitas generasi muda dan memanfaatkan bonus demografi Indonesia. Menurutnya, keberanian, kepercayaan diri, dan sikap proaktif menjadi kunci utama dalam memulai usaha.

3. Wagub Sumsel beri pesan jangan takut mulai usaha dari bawah

Wagub Sumsel Cik Ujang (IDN Times/Rangga Erfizal)

Sementara, Wakil Gubernur Sumsel, Cik Ujang, yang juga hadir dalam kegiatan, menyebutkan pertumbuhan ekonomi Sumsel menunjukkan tren positif, termasuk peningkatan nilai ekspor yang mencapai miliaran dolar AS. Hal ini jadi bukti daya saing produk daerah makin kuat di pasar global.

Ia juga menyoroti besarnya potensi sektor perdagangan di Sumsel yang didukung ratusan pusat perdagangan serta meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat. Ia juga mendorong mahasiswa untuk tidak ragu memulai usaha dari skala kecil.

"Jangan takut memulai dari bawah. Banyak pengusaha sukses yang berawal dari usaha kecil. Yang penting berani, konsisten, dan terus berinovasi,” kata dia.

Cik Ujang menambahkan bahwa Pemprov Sumsel berkomitmen untuk mendorong lahirnya wirausaha muda melalui berbagai program strategis, termasuk target untuk menciptakan 100 ribu Sultan Muda.

Editorial Team