Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Tiang Pancang Jembatan Lalan Kembali Roboh Ditabrak Tongkang Batu Bara

Kondisi tiang pancang jembatan Lalan yang roboh usai ditabrak tongkang. (Dok. IDN Times)
Kondisi tiang pancang jembatan Lalan yang roboh usai ditabrak tongkang. (Dok. IDN Times)
Intinya sih...
  • Tongkang batubara TB Titan 33 menabrak tiang pancang jembatan Lalan, menyebabkan roboh dan tenggelam ke dasar sungai.
  • Kapal tongkang batubara sudah ditahan oleh warga dan KSOP, serta nahkoda kapal dipanggil untuk diperiksa terkait insiden ini.
  • Peristiwa ini menjadi pukulan bagi percepatan pembangunan Jembatan P6 Lalan yang sebelumnya juga mengalami kejadian serupa akibat ditabrak tongkang.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Musi Banyuasin, IDN Times - Proyek pembangunan Jembatan Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Sumsel kembali menemui hambatan. Pasalnya, tiang pancang jembatan yang baru dipasang roboh akibat ditabrak tongkang batubara, Minggu (15/2/2026) sekitar pukul 17.04 WIB.

Tongkang batubara TB Titan 33 tersebut menarik BG Nautica 22 dilaporkan menghantam tiang pancang jembatan yang telah terpasang di alur Sungai Lalan hingga roboh. Akibatnya 2,5 meter tiang roboh dan tenggelam ke dasar sungai.

1. Peristiwa itu terjadi saat wilayah Lalan diguyur hujan lebat

Pembukaan tali pembatas yang dipasang masyarakat Lalan. (Dok. IDN Times)
Pembukaan tali pembatas yang dipasang masyarakat Lalan. (Dok. IDN Times)

Kapolsek Lalan, Iptu M Syazilli mengatakan, armada yang terlibat dalam insiden ini adalah TB Titan 33 yang bermuatan penuh batu bara, dengan bantuan kapal assist TB Marina 2235. Peristiwa itu terjadi saat wilayah Lalan diguyur hujan lebat dengan kondisi air sungai yang sedang surut.

"Tiang inilah yang ditabrak lagi oleh kapal tongkang batubara. Informasinya kapal penabrak sudah ditahan oleh warga dan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP),” ujar Kapolsek, Senin (16/2/2026).

Kepala KSOP Kelas I Palembang, Laksamana Pertama TNI Idham Faca, membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya akan mendalami penyebab insiden serta memastikan ada atau tidaknya unsur kelalaian dalam peristiwa tersebut.

“Dari monitor dan laporan wilayah kerja Lalan, nahkoda kapal sudah kita panggil untuk dilakukan pemeriksaan,” ujar Idham.

2. KSOP sudah panggil nahkoda kapal untuk diperiksa

Jembatan penghubung kecamatan Lalan yang roboh usai ditabrak tongkang batubara beberapa waktu lalu. (Istimewa)
Jembatan penghubung kecamatan Lalan yang roboh usai ditabrak tongkang batubara beberapa waktu lalu. (Istimewa)

Insiden ini menjadi pukulan bagi percepatan pembangunan Jembatan P6 Lalan yang sebelumnya juga mengalami kejadian serupa akibat ditabrak tongkang. Peristiwa berulang ini mendapat kecaman keras dari masyarakat terkait pengawasan lalu lintas sungai dan standar keselamatan pelayaran dan perlindungan proyek infrastruktur strategis di wilayah perairan Sungai Lalan.

Camat Lalan, Jamian meminta warga untuk tetap menahan diri dan menyerahkan proses hukum kepada pihak kepolisian.

“Masyarakat kami sudah sangat lelah dan capek dengan kondisi ini. Akibat kelalaian pihak kapal, rencana perbaikan jadi berantakan lagi. Biarkan pihak berwajib memprosesnya secara hukum," ungkapnya.

3. Peristiwa berulang

Tongkang batubara saat melintas di bawah jembatan P6 Lalan yang roboh. (Dok. IDN Times)
Tongkang batubara saat melintas di bawah jembatan P6 Lalan yang roboh. (Dok. IDN Times)

Diketahui, kapal tongkang Bojoma 2903 dan FP 3003 yang dibantu assist TB Kayu Manis XX terdorong angin kencang dari sisi kanan lambung sehingga buritan kapal merapat ke kiri dan menyenggol tiang pancang jembatan, Kamis (22/1/2026).

Akibat kejadian tersebut, satu tiang pancang dilaporkan roboh. Meski demikian, kondisi lambung kiri tongkang dipastikan aman dan tidak mengalami kerusakan.

Pemkab Muba sudah mendesak pihak perusahaan penyenggol tiang pancang Jembatan Lalan segera bertanggung jawab dan berkoordinasi dengan pihak kontraktor. Hal ini dilakukan sebab perbaikan pembangunan Jembatan P6 Lalan ini sudah diserahterimakan dengan pihak Kontraktor.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing
Follow Us

Latest News Sumatera Selatan

See More

Link Mudik Gratis Kereta Api Palembang, 40 Persen Tiket Sudah Terjual

16 Feb 2026, 18:54 WIBNews