Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Paus Terdampar di Sungai Somor OKI, Perairan Dangkal Sulitkan Evakuasi

Warga mengevakuasi paus yang terdampar di perairan Desa Sungai Somor OKI.
Warga mengevakuasi paus yang terdampar di perairan Desa Sungai Somor OKI. (Dok. IDN Times)
Intinya sih...
  • Warga menemukan paus terdampar di perairan Sungai Somor, OKI
  • Masyarakat berusaha membantu paus agar kembali ke laut dalam
  • Dinas Perikanan OKI berkoordinasi dengan PSDKP untuk evakuasi paus yang terjebak di perairan dangkal
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Ogan Komering Ilir, IDN Times - Warga di wilayah perbatasan Kecamatan Cengal dan Kecamatan Sungai Menang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), dihebohkan dengan penemuan seekor paus di perairan Desa Sungai Somor, Minggu (15/2/2026).

Saat ditemukan, hewan laut berukuran lebih dari 10 meter itu masih bernyawa namun terlihat lemah. Paus tersebut ditemukan dalam kondisi terdampar di perairan dangkal dan tidak mampu bergerak bebas.

Warga bersama perangkat desa berbondong-bondong mengarahkan paus dari muara sungai ke arah laut agar kembali bebas. Namun, proses evakuasi pun berjalan sulit karena mamalia laut tersebut terjebak di perairan dangkal.

1. Awalnya warga mengira paus sebagai kayu gelondongan

Warga mengevakuasi paus yang terdampar di perairan Desa Sungai Somor OKI.
Warga mengevakuasi paus yang terdampar di perairan Desa Sungai Somor OKI. (Dok. IDN Times)

Camat Sungai Menang, Eka Mardia, membenarkan adanya laporan penemuan paus tersebut. Kejadian bermula saat sejumlah nelayan setempat tengah mencari ikan seperti biasa. Namun mereka melihat benda besar mengapung di tengah sungai dan awalnya mengira kayu gelondongan.

"Namun setelah didekati warga menggunakan perahu ketek, mereka terkejut karena benda tersebut ternyata seekor paus berukuran sangat besar. Kondisinya sudah terdampar dan tidak bisa bergerak karena air sungai dangkal,” ujarnya.

2. Masyarakat membantu paus agar bisa kembali ke perairan dalam

Warga mengevakuasi paus yang terdampar di perairan Desa Sungai Somor OKI. (Dok. IDN Times)
Warga mengevakuasi paus yang terdampar di perairan Desa Sungai Somor OKI. (Dok. IDN Times)

Pihaknya langsung berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan untuk upaya selanjutnya. Dari pantauan di lokasi pada Senin (16/2/2026) pagi, tubuh paus sudah tidak lagi terlihat di titik awal terdamparnya di perairan perbatasan Kecamatan Cengal dan Sungai Menang.

"Sebelumnya masyarakat sempat melakukan upaya membantu paus agar bisa kembali ke perairan lebih dalam. Paus sudah digiring masyarakat ke tengah sungai dan sore kemarin bagian kepalanya sengaja sudah diarahkan ke laut," ungkapnya.

3. Dinas Perikanan OKI langsung koordinasi dengan PSDKP

Warga mengevakuasi paus yang terdampar di perairan Desa Sungai Somor OKI. (Dok. IDN Times)
Warga mengevakuasi paus yang terdampar di perairan Desa Sungai Somor OKI. (Dok. IDN Times)

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten OKI, Ubaidillah, menyatakan pihaknya langsung bergerak setelah menerima laporan warga pada Minggu (15/2/2026). Koordinasi dilakukan dengan Satuan Pengawas Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan di Jakabaring untuk menentukan langkah penyelamatan.

“Sejak laporan masuk, kami berkoordinasi dengan PSDKP KKP. Kendala utama adalah bobot paus yang sangat besar dan kondisi perairan yang dangkal,” ujarnya.

Warga bersama perangkat desa sempat mencoba menarik paus menggunakan dua unit speedboat. Namun upaya tersebut gagal karena mesin tidak cukup kuat dan paus kembali terdampar di bibir Pantai Muara Sungai Somor. Pemerintah daerah terus berupaya menjalin komunikasi dengan petugas di lapangan untuk menentukan metode evakuasi yang lebih efektif.

"Masyarakat sudah berusaha menggiring paus ke arah muara agar bisa kembali ke laut. Tapi paus kembali lagi ke perairan dangkal. Hingga kini, paus masih berada di lokasi yang sama dengan kondisi perairan yang tidak memungkinkan kapal besar mendekat," terangnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Paulus Risang
EditorPaulus Risang
Follow Us

Latest News Sumatera Selatan

See More

Sirine Kantor Wali Kota Palembang Berbunyi, Tanda Sejarah Hidup Lagi

16 Feb 2026, 14:03 WIBNews