Palembang, IDN Times - Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatra Selatan (Sumsel) semakin meningkat seiring kondisi kemarau yang kian kering. Jumlah titik panas atau hotspot di Sumsel kini mencapai 600 titik di 15 kabupaten dan kota per hari ini.
Angka tersebut meningkat dibanding pantauan sebelumnya yang tercatat 449 hotspot. Kondisi ini menjadi perhatian karena lahan semakin kering dan mudah mengalami peningkatan suhu serta risiko kebakaran.
"Analisisnya yang pertama karena pengaruh cuaca. Ini kan El Nino kita sudah masuk di fase level sangat kuat, jadi otomatis kekeringan," ungkap Kepala BPBD Sumsel Muhammad Iqbal Alisyahbana, Sabtu (22/8/2026).
