Kerugian Akibat Bencana Ekologi di Kabupaten Agam Capai Rp8 Triliun

- 35 korban jiwa tak ditemukanSelain penyampaian soal kerugian akibat bencana yang melanda Kabupaten Agam pada akhir November 2025 lalu, Benni menyatakan masih adanya korban jiwa yang tidak ditemukan. Untuk warga kami yang sampai saat ini masih dinyatakan hilang ada sebanyak 35 orang.
- Kerugian akibat bencana di AgamBenni menyampaikan, selain korban jiwa, kerugian materi juga dialami oleh warga yang ada di Kabupaten Agam yang angkanya cukup fantastis. Untuk kerugian tercatat kurang lebih sebesar Rp7,9 triliun hampir mencapai Rp8 triliun.
- Kerugian infrastruktur di AgamBenn
Padang, IDN Times - Pemerintah Kabupaten Agam mencatat kerugian akibat bencana banjir bandang dan longsor di daerah tersebut mencapai angka Rp8 triliun. Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Agam, Benni Warlis dalam Rapat Koordinasi Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana di Padang, Kamis (8/1/2025).
Dalam penyampaiannya, Benni mengatakan, kerusakan yang terjadi akibat bencana di daerah tersebut sangat banyak. Mulai dari fasilitas umum hingga rumah warga.
1. Sebanyak 35 korban jiwa tak ditemukan

Selain penyampaian soal kerugian akibat bencana yang melanda Kabupaten Agam pada akhir November 2025 lalu, Benni menyatakan masih adanya korban jiwa yang tidak ditemukan.
"Untuk warga kami yang sampai saat ini masih dinyatakan hilang ada sebanyak 35 orang," katanya.
Selain itu, untuk korban jiwa lainnya yang sudah ditemukan dan sudah teridentifikasi telah dimakamkan sesuai syariat Islam. Dari data Kepolisian, tercatat korban meninggal dunia akibat bencana di Kabupaten Agam sebanyak 145 orang dan telah teridentifikasi sebanyak 133 orang.
2. Kerugian akibat bencana di Agam

Benni menyampaikan, selain korban jiwa, kerugian materi juga dialami oleh warga yang ada di Kabupaten Agam yang angkanya cukup fantastis.
"Untuk kerugian tercatat kurang lebih sebesar Rp7,9 triliun hampir mencapai Rp8 triliun," katanya.
Menurutnya, kerugian yang tercatat itu meliputi perumahan warga, fasilitas umum, lahan pertanian dan kerugian materi lainnya yang terjadi.
3. Kerugian infrastruktur di Agam

Benni mengatakan, kerugian terbesar ada pada infrastruktur yang ada di Kabupaten Agam seperti jalan, jembatan dan infrastruktur lainnya.
"Untuk kerugian infrastruktur tercatat lebih dari Rp6 triliun yang terdiri dari jalan, jembatan, sungai, sanitasi dan irigasi," katanya.
Ia berharap agar pemerintah pusat dapat segera menggelontorkan anggaran untuk perbaikan rumah warga serta infrastruktur yang rusak akibat bencana tersebut.


















