Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Sedia Mantel! 10 Wilayah Waspada Potensi Cuaca Ekstrem di Sumsel

ilustrasi badai petir sebagai gambaran cuaca ekstrem yang kini makin sulit diprediksi
ilustrasi badai petir sebagai gambaran cuaca ekstrem yang kini makin sulit diprediksi (pexels.com/Tanya Gorelova)
Intinya sih...
  • BMKG memprakirakan curah hujan masih berpotensi mengguyur 10 wilayah di Sumatra Selatan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir, kilat, dan angin kencang.
  • Hujan ringan hingga sedang berpeluang terjadi pada siang hingga malam hari di sebagian besar wilayah Sumatra Selatan, dengan suhu udara berkisar antara 14 hingga 30 derajat Celsius.
  • Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi hujan deras dan petir, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan serta pengguna transportasi darat dan laut. Kondisi cuaca yang berubah cepat juga perlu diantisipasi oleh para nelayan dan pengguna jasa pelayaran di
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan curah hujan masih berpotensi mengguyur sejumlah daerah di Sumatra Selatan (Sumsel). Saat ini Sumsel sudah memasuki musim penghujan dengan potensi puncak musim hujan terjadi pada Januari 2026.

Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan kilat serta angin kencang diperkirakan dapat terjadi di 10 wilayah. Sejumlah potensi cuaca yang ada dapat berubah sewaktu-waktu. Berikut IDN Times, merangkum kondisi cuaca di Sumsel, Sabtu 17 Januari.

1. Daerah berpotensi alami cuaca ekstrem hari ini

Ilustrasi cuaca ekstrem.
Ilustrasi cuaca ekstrem. (IDN Times/Mardya Shakti)

BMKG mencatat adanya peningkatan intensitas hujan dengan peluang terjadi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang dalam durasi singkat. Cuaca ekstrem dapat terjadi sejak siang hingga malam hari.

Cuaca di Sumsel umumnya cerah berawan sejak pagi hari. Namun memasuki sore hari, cuaca ekstrem berpeluang terjadi di wilayah Banyuasin, Muara Enim, Musi Banyuasin, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Ogan Komering Ilir (OKI), Ogan Komering Ulu (OKU), OKU Timur dan Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Sedangkan pada malam hari, cuaca ekstrem dapat terjadi di OKI, OKU Selatan dan OKU Timur.

2. Beberapa daerah berpotensi hujan ringan hingga sedang

Ilustrasi cuaca ekstrem.
Ilustrasi cuaca ekstrem. (IDN Times/Aditya Pratama)

BMKG memprediksi, hujan ringan hingga sedang berpeluang terjadi pada siang hingga malam hari di sebagian besar wilayah Sumatra Selatan. Wilayah yang diprakirakan berpotensi mengalami hujan antara lain Banyuasin, Empat Lawang, Lubuk Linggau, Pagar Alam, Palembang, Prabumulih, Lahat, Muara Enim, Musi Banyuasin, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Ogan Ilir, OKI, OKU, OKU Selatan, OKU Timur, serta PALI.

Pada pagi hari, cuaca di sejumlah wilayah umumnya berawan hingga cerah berawan. Sementara itu, pada malam hingga dini hari, kondisi cuaca diprakirakan kembali berawan di sebagian besar daerah.

BMKG mencatat suhu udara di Sumatra Selatan berkisar antara 14 hingga 30 derajat Celsius. Suhu relatif lebih sejuk berpotensi terjadi di wilayah dataran tinggi seperti Pagar Alam, Lahat, dan Empat Lawang. Kelembapan udara berada pada kisaran 66 hingga 100 persen.

3. Update cuaca dapat dilihat di medsos dan website BMKG

Cuaca ekstrem
Ilustrasi cuaca ekstrem (IDN Times/Rochmanudin)

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan deras dan petir, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan serta pengguna transportasi darat dan laut. Kondisi cuaca yang berubah cepat juga perlu diantisipasi oleh para nelayan dan pengguna jasa pelayaran di perairan timur Sumsel.

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dan terkini, masyarakat dapat mengakses kanal informasi resmi BMKG melalui website bmkg.go.id, aplikasi InfoBMKG, atau media sosial @infocuacasumsel.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Hafidz Trijatnika
EditorHafidz Trijatnika
Follow Us

Latest News Sumatera Selatan

See More

Tarif Penyeberangan Penumpang Feri TAA-Bangka Belitung 17 Januari

17 Jan 2026, 07:07 WIBNews