Ratu Dewa Pastikan Ibu Lahirkan Bayi di Teras Mushola sudah Dibantu

- Camat dan kelurahan diminta gerak cepat dengan permasalahan warga dan lingkungannya
- Masyarakat Palembang bisa WA ke nomor emergency
- Proses persalinan berlangsung sekitar 15 menit dan bayi lahir normal
Palembang, IDN Times -Wali Kota Palembang Ratu Dewa bakal memberikan bantuan kepada Nurani, ibu yang melahirkan di Musala Al-Ikhlas pada Senin (12/1/2025). Ratu Dewa memerintahkan jajarannya untuk menurunkan petugas, agar ibu dan anak segera dapat penanganan baik.
"Pastinya segera kita bantu (Nuraini). Sebenarnya kita punya ambulans untuk penanganan yang bersifat darurat seperti ini. Lengkap dengan sarana prasarananya, termasuk dokter dan perawat, ada semua dalam mobil tinggal di call saja langsung meluncur," ujarnya Selasa (13/1/2026).
1. Camat dan kelurahan diminta gerak cepat dengan permasalahan warga dan lingkungannya

Adanya kejadian ini, Ratu Dewa berharap camat dan kelurahan bisa gerak cepat dan mengetahui permasalahan warga dan lingkungannya, sesuai Program Palembang Gercep, dan Program Gebrak (gampang cepat tanggap) di RSUD BARI Palembang.
"Pemkot Palembang telah memperkuat sektor kesehatan melalui peluncuran, program unggulan Gerakan Bersama Atasi Kegawatdaruratan (GEBRAK) yang diinisiasi RSUD Palembang Bari. Program ini menjadi pelengkap program Jemput Antar Pasien Akses ke Bari Gampang (Jumputan Abang) yang lebih dulu berjalan," ucapnya.
2. Masyarakat Palembang bisa WA ke nomor emergency
Untuk mengaksesnya, warga Palembang cukup WhatsApp (WA) ke nomor emergency call , yaitu 085167890801. "Kita selalu memastikan pelayanan kesehatan semakin mudah, cepat, dan gratis bagi warga Palembang," ungkap Ratu Dewa.
Sebelumnya viral di media sosial, seorang ibu rumah tangga bernama Nuraini (32) terpaksa melahirkan di teras Musala Al-Ikhlas pada Senin (12/1/2025) sekitar pukul 07.00 WIB. Bayi perempuan kelima Nuraini lahir dengan selamat, meski kontraksi terjadi di tengah perjalanan menuju bidan.
3. Proses persalinan berlangsung sekitar 15 menit dan bayi lahir normal

Diketahui pagi itu, Nuraini bersama suaminya, Sakimin (40) berangkat ke bidan menggunakan sepeda motor milik tetangganya. Namun di tengah perjalanan, Nuraini merasakan kontraksi hebat dan ketuban pecah.
Merasa panik dan tidak memiliki biaya serta KIS (Kartu Indonesia Sehat), Sakimin mengaku kebingungan dan meninggalkan sang istri untuk mencari pertolongan. Melihat Nuraini kesakitan, warga sekitar musala spontan keluar rumah untuk membantu.
Seorang warga, Kamsah dibantu tiga lainnya memapah Nuraini ke teras Musala Al-Ikhlas agar bisa melahirkan dengan aman. Dengan sehelai kain dan daster, proses persalinan berlangsung sekitar 15 menit dan bayi lahir normal.

















