Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pria Asal Muba Curangi SPBU di Prabumulih, Beli Solar Pakai 4 Barcode

Pria Asal Muba Curangi SPBU di Prabumulih, Beli Solar Pakai 4 Barcode
ilustrasi BBM (IDN Times/Aditya Pratama)
Intinya Sih
  • Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat

  • Pelaku menggunakan sejumlah barcode berbeda saat mengisi BBM di SPBU

  • Pelaku memanfaatkan sebuah mobil bus dengan tangki yang telah diubah kapasitasnya

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Prabumulih, IDN Times -‎ Unit Satreskrim Polres Prabumulih berhasil mengungkap praktik dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis bio solar yang dilakukan seorang pria berinisial NA (22), warga Musi Banyuasin (Muba). Pelaku diduga menjalankan praktik ilegal dengan membeli solar bersubsidi di beberapa SPBU menggunakan kendaraan yang telah dimodifikasi.

Tidak hanya itu, pelaku juga menggunakan beberapa barcode berbeda untuk mengelabui sistem saat melakukan pembelian BBM bersubsidi. Bahkan nekat mengganti Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) sesuai dengan barcode yang digunakan agar dapat melakukan pengisian berulang kali tanpa terdeteksi.

Petugas pun menemukan empat barcode dan tujuh pelat nomor berbeda dari hasil penggeledahan pada Kamis (9/4/2026) sekitar pukul 13.00 WIB di kawasan Jalan Lingkar Timur, Kelurahan Tebing Tanah Putih, Kecamatan Prabumulih Barat.

1. Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat

ilustrasi BBM
ilustrasi BBM (IDN Times/Aditya Pratama)

Kasat Reskrim Polres Prabumulih, AKP Jon Kenedi, mengatakan pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat serta hasil penyelidikan polisi terkait aktivitas mencurigakan yang mengarah pada penyelewengan distribusi BBM subsidi di wilayah tersebut. Selanjutnya, tim yang dipimpin Kanit Pidsus langsung melakukan pemantauan di lokasi yang dicurigai.

"Dalam pengintaian tersebut, petugas menemukan seorang pria yang tengah melakukan pengisian BBM jenis biosolar dengan cara yang tidak wajar," ujarnya.

2. Pelaku menggunakan sejumlah barcode berbeda saat mengisi BBM di SPBU

ilustrasi BBM
ilustrasi BBM (IDN Times/Aditya Pratama)

Modus yang digunakan juga tergolong rapi dan terstruktur. Pelaku memanfaatkan sebuah bus dengan tangki yang telah diubah kapasitasnya, lengkap dengan alat pompa untuk memindahkan BBM ke dalam jerigen. Setelah mendapatkan solar, pelaku memindahkannya ke wadah lain untuk kemudian dijual kembali demi meraup keuntungan.

"Tak hanya itu, pelaku juga diketahui menggunakan sejumlah barcode berbeda saat melakukan pengisian BBM di SPBU. Untuk menghindari kecurigaan, ia turut mengganti plat nomor kendaraan sesuai dengan barcode yang digunakan, sehingga aktivitasnya sulit terdeteksi oleh sistem," jelas Kasat.

Dalam operasi tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa satu unit ponsel yang berisi empat barcode pengisian BBM, tujuh pelat nomor kendaraan, satu unit bus modifikasi, serta tujuh jerigen berisi ratusan liter biosolar.

3. Saat ini pelaku beserta seluruh barang bukti telah dibawa ke Polres Prabumulih

Ilustrasi borgol
Ilustrasi borgol (IDN Times/Sukma Shakti)

AKP Jon menegaskan akan terus melakukan penindakan terhadap segala bentuk penyalahgunaan BBM subsidi. Penegakan hukum ini merupakan bagian dari upaya menjaga distribusi energi bersubsidi agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.

"Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku yang mencoba mengambil keuntungan dari BBM subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat. Saat ini, pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Polres Prabumulih untuk menjalani proses hukum lebih lanjut," tegasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Hafidz Trijatnika
EditorHafidz Trijatnika
Follow Us

Latest News Sumatera Selatan

See More