Perampok Minimarket di Muba Bawa Pistol Mainan, Pasrah Dikepung Warga

Korban sempat melakukan perlawanan dan mencoba merebut senpi pelaku
Pelaku sengaja bawa pistol mainan untuk menakuti korban
Pelaku merupakan residivis kasus yang sama di beberapa minimarket
Musi Banyuasin, IDN Times - Aksi perampokan yang terjadi di sebuah minimarket DD di Jalan Kol. H. Nazom Nurhadi, Kelurahan Serasan Jaya, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), berhasil digagalkan warga. Peristiwa yang terjadi pada Selasa (14/4/2026) sekitar pukul 20.10 WIB tersebut lantas viral di media sosial.
Dalam rekaman video yang beredar, tampak seorang pelaku yang tanpa mengenakan baju pasrah dikepung warga. Bahkan senjata api yang sebelumnya dipegang pelaku berhasil ditendang warga yang belakangan diketahui merupakan pistol mainan.
1. Korban sempat melakukan perlawanan dan mencoba merebut senpi pelaku

Peristiwa tersebut diketahui dialami seorang karyawan minimarket bernama Deli Abdilah (28), warga Kelurahan Serasan Jaya. Saat ia menjaga warung miliknya, seseorang yang tidak diketahui identitasnya datang untuk membeli sesuatu.
Namun, saat korban sedang mengambil barang yang ingin dibeli, pelaku yang bernama Deri (28) langsung mengacungkan senjata api dan meminta sejumlah uang. Dengan nekat, korban melakukan perlawanan dan mencoba merebut benda tersebut, lalu menahan pelaku.
Dalam aksi saling tarik, pelaku sempat memukul kepala korban menggunakan gagang benda menyerupai senjata api tersebut. Kemudian keributan terjadi hingga ke luar minimarket, sehingga ayah korban dan warga sekitar langsung membantu.
2. Pelaku sengaja bawa pistol mainan untuk menakuti korban

Kasat Reskrim Polres Muba, AKP M. Wahyudi, mengatakan pelaku yang merupakan warga Kelurahan Soak Baru tersebut berhasil ditangkap setelah sempat berusaha melarikan diri.
"Pelaku ini mencoba untuk melakukan curas pada salah satu warung, namun mendapatkan perlawanan dari penjaga. Untungnya, aksi pelaku cepat digagalkan dan langsung diamankan warga," ujarnya, Rabu (15/4/2026).
Adapun kronologi kejadian, pelaku datang seorang diri menggunakan sepeda motor Honda Kharisma dan masuk ke dalam minimarket dengan berpura-pura hendak membeli es krim. Saat korban mengambil barang, pelaku tiba-tiba menodongkan benda yang diduga senjata api dan meminta sejumlah uang.
"Dari hasil pemeriksaan dan identifikasi senpi yang digunakan oleh pelaku merupakan senpi mainan. Jadi, motifnya hanya untuk menakuti penjaga toko," jelasnya.
3. Pelaku merupakan residivis kasus yang sama di beberapa minimarket

Disinggung mengenai keterlibatan pelaku pada sejumlah kasus perampokan Indomaret yang terjadi pada bulan kemarin, Kasat membenarkan bahwa pelaku masih terlibat.
"Pelaku ini sebelumnya residivis dengan kasus yang sama. Selain itu, dari pemeriksaan sementara, pelaku juga terlibat dalam sejumlah kasus perampokan di Indomaret. Namun, kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut," terangnya.
Sementara pihaknya mengimbau masyarakat dan pelaku usaha untuk memanfaatkan laporan polisi 110 jika ada tindak kriminal.
"Pelaku usaha toko bagi yang belum memasang CCTV kita minta memasang untuk keamanan. Bagi penjaga, jangan menjaga sendirian dan pasang kunci tambahan pada kendaraan," ungkapnya.


















