Pemulangan Jemaah Haji Sumbar Masuk Tahap Akhir, Tinggal Satu Kloter

- Pemulangan jemaah haji Debarkasi Padang memasuki tahap akhir dengan kedatangan Kloter 13 di Bandara Internasional Minangkabau, menyisakan satu kloter terakhir yang masih berada di Arab Saudi.
- Proses pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji tahun ini berjalan lancar sesuai SOP berkat kolaborasi petugas haji, pemerintah daerah, maskapai penerbangan, dan instansi pendukung lainnya.
- Kloter 13 membawa 390 jemaah dari beberapa daerah Sumbar, satu jemaah wafat di Makkah akibat cardiogenic shock, sementara Kloter 14 menjadi rombongan terakhir yang segera dipulangkan.
Padang, IDN Times - Proses pemulangan jemaah haji Debarkasi Padang memasuki tahap akhir. Dengan tibanya Kelompok Terbang (Kloter) 13 di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Kamis (18/6/2026), kini hanya tersisa satu kloter lagi yang masih berada di Arab Saudi.
Kloter 13 yang diterbangkan dari Bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah, mendarat di BIM menggunakan pesawat Garuda Indonesia Boeing 777 dengan nomor penerbangan GIA 3813 pada pukul 09.46 WIB.
“Alhamdulillah kemarin kita telah menerima kembali kedatangan jemaah haji Kloter 13. Artinya tinggal satu kloter lagi yang akan kita terima di Debarkasi Padang,” kata Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sumbar, M Rifki, Jumat (19/6/2026).
1. Bagaimana proses pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji?

Menurut Rifki, secara umum proses penyelenggaraan ibadah haji tahun ini, baik pada fase keberangkatan maupun pemulangan, berjalan lancar dan sesuai dengan standar operasional yang telah ditetapkan.
“Alhamdulillah, secara umum, baik pemberangkatan maupun pemulangan berjalan lancar sesuai SOP dan sesuai yang kita harapkan. Penerbangan juga berjalan dengan baik. Bahkan on time performance, baik saat berangkat maupun pulang,” katanya.
Ia menilai kelancaran operasional tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan haji, mulai dari petugas haji, pemerintah daerah, maskapai penerbangan, hingga instansi pendukung lainnya.
2. Satu Jemaah Kloter 13 wafat di tanah suci

Kloter 13 sendiri membawa total 390 jemaah dan petugas yang terdiri dari jemaah asal Kota Padang, Kabupaten Tanah Datar, dan Kota Payakumbuh. Dari jumlah tersebut, sebanyak 114 orang merupakan jemaah lanjut usia.
Kloter ini didampingi Ketua Kloter Endra Rinaldi, Pembimbing Ibadah Helmi Zuldi Idrus, Dokter Irham Adhani Siregar, dan Paramedis Dini Safitri, serta dua Petugas Haji Daerah yakni Irnaldi Amir Bais dan Ozi Yuliandra.
Dalam catatan operasional, terdapat satu jemaah yang telah ditanazulkan atau dipulangkan lebih awal melalui Kloter 09 karena alasan kesehatan, yakni Andriana Jayusman Jama (67) asal Kota Payakumbuh.
Sementara itu, satu jemaah Kloter 13 atas nama Nurjasmi Tamar Hamzah (69) asal Kota Payakumbuh wafat di Makkah akibat cardiogenic shock.
3. Menunggu kloter terakhir

Dengan kedatangan Kloter 13, jumlah jemaah dan petugas Debarkasi Padang yang telah kembali ke Tanah Air mencapai 5.071 orang dari 5.374 jemaah yang diberangkatkan ke Tanah Suci yang tergabung dalam 14 kloter.
Sementara itu, sebanyak 303 jemaah dan petugas yang tergabung dalam Kloter 14 masih berada di Arab Saudi dan dijadwalkan menjadi rombongan terakhir yang akan menutup operasional pemulangan haji Debarkasi Padang tahun 2026.

















