Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Palembang Dapat Dana Penanganan Karhutla Rp10 M, Dipakai untuk Apa?
Karhutla di Palembang (Dok. Kominfo Palembang)
  • Pemerintah Kota Palembang menerima bantuan Rp10 miliar dari pemerintah pusat untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan serta dampak kabut asap.

  • Anggaran akan digunakan untuk operasi pemadaman, dukungan sarana-prasarana, pembagian masker, penanganan ISPA, dan penyiapan fasilitas Rumah Aman Asap.

  • Pemkot Palembang menggelar rapat koordinasi pengalokasian dana sesuai surat edaran Kemendagri, serta berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan Pemprov Sumsel.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Pemerintah Kota Palembang menerima bantuan Rp10 miliar dari pemerintah pusat untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan serta dampak kabut asap terhadap masyarakat.
  • Who?
    Pemkot Palembang, pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan Kepala Dinas Kominfo Palembang Kemas Haikal terlibat dalam tindak lanjut bantuan tersebut.
  • Where?
    Dana dialokasikan untuk penanganan karhutla dan layanan kesehatan masyarakat di Kota Palembang, termasuk koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
  • When?
    Informasi bantuan diterima Pemkot Palembang melalui pemerintah provinsi pada Kamis, 22 Oktober 2026. Keterangan disampaikan pada Minggu, 25 Oktober 2026.
  • Why?
    Bantuan diberikan untuk memperkuat penanggulangan karhutla dan melindungi warga dari gangguan kesehatan akibat pencemaran udara serta kabut asap.
  • How?
    Dana akan dioptimalkan untuk operasi pemadaman, sarana-prasarana, masker, penanganan ISPA, dan Rumah Aman Asap. Pemkot menggelar rapat koordinasi pengalokasian anggaran sesuai surat edaran Menteri Dalam Negeri.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pemerintah Kota Palembang mendapat Rp10 miliar dari pemerintah pusat untuk menghadapi kebakaran hutan dan lahan. Uang ini akan dipakai untuk membantu memadamkan api dan membeli alat yang dibutuhkan. Uang itu juga untuk masker, warga yang sakit napas, dan Rumah Aman Asap. Sekarang Palembang sedang rapat dengan pemerintah provinsi untuk memakai bantuan itu.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Dana Rp10 miliar memberi ruang bagi Palembang untuk memperkuat respons terhadap karhutla secara terpadu, dari operasi pemadaman hingga dukungan sarana prasarana. Pengalokasian bagi masker, penanganan ISPA, dan Rumah Aman Asap juga menunjukkan perhatian pada perlindungan kesehatan warga, didukung koordinasi pemerintah daerah, provinsi, dan pusat sesuai ketentuan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Palembang, IDN Times - Pemerintah Kota Palembang mendapatkan dana sebesar Rp10 miliar dari pemerintah pusat untuk mengatasi dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Anggaran tersebut bakal dialokasikan untuk penambahan layanan kesehatan bagi masyarakat yang terdampak kabut asap serta penanganan karhutla.

"Informasi mengenai bantuan dana sebesar Rp10 miliar ini baru kami terima pada Kamis (22/10/2026) lalu melalui pemerintah provinsi," ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Palembang, Kemas Haikal, dalam keterangan pers, dikutip Minggu (25/10/2026).

1. Maksimalkan sarana dan prasarana pemadam kebakaran

Kondisi kabut asap di kota Palembang yang tiba-tiba gelap ditutupi polusi kebakaran hutan dan lahan (IDN Times/Rangga Erfizal)

Menurutnya, bantuan yang diberikan pemerintah pusat itu menjadi dukungan penting bagi Pemkot Palembang dalam memperkuat upaya penanggulangan karhutla, sekaligus melindungi masyarakat dari risiko gangguan kesehatan akibat pencemaran udara sebagai dampak karhutla.

Lebih lanjut, Haikal menyampaikan bahwa dari hasil konferensi pers yang disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), penggunaan anggaran akan dioptimalkan untuk operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan.

"Termasuk dukungan sarana dan prasarana yang dibutuhkan dalam penanganan kebakaran," kata dia.

2. Optimalisasi layanan kesehatan termasuk Rumah Aman Asap

Ruang Aman Asap Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Haikal menambahkan, dana bantuan itu pun akan dialokasikan untuk penanganan kesehatan masyarakat yang terdampak asap meliputi penyediaan dan pembagian masker, penanganan warga yang mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), serta penambahan fasilitas Rumah Aman Asap.

"Selanjutnya, Pemkot Palembang sesuai dengan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 300.2.8/8481/SJ tanggal 23 Oktober 2026 tentang Penggunaan Bantuan Pemerintah Pusat dan Bantuan Keuangan Dalam Rangka Penanganan Karhutla langsung melaksanakan Rapat Koordinasi untuk Pengalokasian Anggaran Sesuai dengan Surat Edaran," jelasnya.

3. Tindak lanjut penyaluran bantuan harus berkoordinasi dengan pemprov

Kabut asap Palembang di malam hari (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Pemberian bantuan ini, kata Haikal, merupakan momentum penting untuk meningkatkan kapasitas pemerintah daerah dalam menanggulangi karhutla dan dampak kabut asap, terutama ketika kualitas udara memburuk dan berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat. Pemkot Palembang, tegas dia, selalu berkomitmen untuk memastikan pemanfaatan dana bantuan dilakukan sesuai dengan ketentuan dan peruntukannya.

"Koordinasi dengan pemerintah pusat dan Pemprov Sumsel jadi bagian penting dalam menindaklanjuti bantuan," kata Haikal.

Curated For You

Editorial Team

Related Article