Neraca Perdagangan Sumsel April 2024 Surplus, Pergerakan Ekspor Naik

- Ekspor Sumsel mengalami surplus sebesar US$308,87 juta, dengan kenaikan ekspor nonmigas sebesar 16,02 persen.
- Peningkatan nilai ekspor didukung oleh sektor industri yang mengalami kenaikan 36,92 persen secara bulanan dan migas sebesar 26,65 persen secara yoy.
- Impor Sumsel pada Maret 2024 mengalami penurunan 15,01 persen dengan nilai US$194,22 juta, terutama pada impor migas.
Palembang, IDN Times - Badan Pusat Statistik Sumatra Selatan (BPS Sumsel) mencatat pergerakan ekonomi secara year on year (yoy) pada April 2024 mengalami surplus, atau jumlah pendapatan lebih besar dari belanja dibandingkan periode 2023.
"Meski surplus lebih rendah dari tahun lalu, namun secara umum neraca perdagangan Sumsel mengalami surplus sebesar 308,87 juta Dollar AS," ujar Kepala BPS Sumsel, Moh Wahyu Yulianto, Selasa (7/5/2024).
1. Ekspor Sumsel Maret 2024 naik 12,94 persen

Secara kumulatif untuk kuartal pertama tahun ini dari Januari sampai April 2024 neraca perdagangan Sumsel di angka 745,72 juta Dollar AS, dengan penopang ekonomi dari kenaikan ekspor.
"Ekspor Sumsel pada Maret 2024 naik sebesar 12,94 persen secara month to month," kata dia.
2. Secara year on year aktivitas ekspor turun dibandingkan 2023

Peningkatan nilai ekspor disokong kenaikan ekspor non migas sebesar 16,02 persen, sedangkan ekspor migas malah merosot di angka 12,51 persen. Namun secara bulanan, ekspor Maret 2024 mengalami peningkatan dibandingkan sebelumnya.
"Trennya memang relatif stabil. Akan tetapi secara tahunan (year on year) ekspor menurun dibandingkan kondisi 2023,” jelasnya.
3. Secara month to month kenaikan ekspor dari sektor industri

Rincian total ekspor pada periode kuartal pertama 2024, masing-masing nilai per sektor terdiri dari pertanian 3,94 juta Dollar AS, industri 269,4 juta Dollar AS, pertambangan 187,6 juta Dollar AS, dan migas 42,09 juta Dollar AS.
"Secara bulanan, sektor yang tercatat mengalami kenaikan hanya sektor industri sebesar 36,92 persen. Sementara secara yoy kenaikan hanya pada sektor migas sebesar 26,65 persen," timpal dia.
4. Nilai impor Sumsel 2024 turun 15,01 persen

Kemudian dari sisi impor pada periode Maret 2024, Sumsel mengalami penurunan sebesar 15,01 persen dengan nilai sebesar 194,22 juta Dollar AS. Penurunan tersebut karena impor migas juga merosot. Rincian total impor pada masing-masing penggunaan barang terdiri dari konsumsi 11,50 juta Dollar AS, bahan baku penolong 58,16 juta Dollar AS, dan barang modal 124,56 juta Dollar AS.
“Struktur paling tinggi dari impor kita yakni untuk barang modal dengan bagian mencapai 61,55 persen," katanya.



















