Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Komoditas Non Migas Sumsel Sumbang Ekspor Terbesar hingga Agustus 2024
Ilustrasi Ekspor. (IDN Times/Aditya Pratama)
  • Akumulatif ekspor nonmigas Sumsel naik 92,30 persen dari Januari-Agustus 2024.
  • Kontribusi nonmigas terbesar: tambang 41,85%, migas 7,70%, pertanian 0,90%, industri 49,55%.
  • Total ekspor Sumsel pada Agustus 2024 mencapai US$586,39 juta, naik 15,98% year on year.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Badan Pusat Statistik Sumatra Selatan (BPS Sumsel) melaporkan pencapaian akumulatif dari ekspor nonmigas meningkat signifikan sejak Januari-Agustus 2024. Peningkatan mencapai 92,30 persen.

"Secara strukur nonmigas menyumbang nilai ekspor terbesar," ujar Statistisi Ahli Madya Statistik Distribusi BPS Sumsel Tituk Indrawati, Senin (7/10/2024).

1. Tiga komoditas unggulan Sumsel sumbang pencapaian nilai ekspor

Ilustrasi Ekspor. (IDN Times/Aditya Pratama)

Masing-masing andil nonmigas di Sumsel dari pencapaian ekspor senilai 92,30 persen meliputi tambang 41,85 persen; migas 7,70 persen; pertanian 0,90 persen dan industri 49,55 persen. Sementara untuk perkembangan nilai ekspor komoditas unggulan juga meningkat pada Agustus 2024.

"Sumsel memiliki tiga komoditas unggulan ikut menyumbang kenaikan ekspor berdasarkan data tahunan year on year (yoy) yakni karet remah 72,34 persen; pulp 44,50 persen dan batu bara 14,79 persen," kata dia.

2. Secara tahunan ekspor Sumsel naik 21,64 persen

ilustrasi ekspor-impor (IDN Times/Aditya Pratama)

Berdasarkan kinerja ekspor Sumsel untuk seluruh komoditas migas dan nonmigas pada Agustus 2024 tembus di angka US$586,39 juta atau naik sebesar 15,98 persen secara year on year (yoy).

"Ekspor migas atau terkontraksi 30,43 persen Kemudian ekspor nonmigas yang naik 21,64 persen secara tahunan dari periode sebelumnya di bulan yang sama," timpalnya.

3. Karet dan bubur kerta turut andil menyumbang kenaikan ekspor Sumsel

Ilustrasi Ekspor. (IDN Times/Aditya Pratama)

Total ekspor Sumsel dari masing-masing sektor meliputi pertanian senilai US$7,13 juta, industri di angma US$303,89 juta, kemudian untuk pertambangan sebesar US$237,10 juta, dan sektor migas senilai US$38,26 juta.

“Untuk kenaikan ekspor non migas karena komoditas karet dan barang dari karet, pulp atau bubur kertas, serta komoditas batu bara meningkat," jelas dia.

Editorial Team

Related Article