Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kertapati Langganan Karhutla, Pemkot Sebut Rawa Kering jadi Sebab
Foto udara kebakaran hutan dan lahan (karhutla) - ANTARA FOTO/Angga Palguna/tom
  • Pemkot Palembang memprioritaskan pencegahan karhutla di Kertapati, yang berulang kali terdampak saat musim kemarau.
  • Lahan rawa yang mengering, jerami sisa panen, rumput liar, dan aktivitas warga membuat Kertapati rentan terbakar; Agustus 2026 mencatat 20 kasus.
  • Pemerintah mendorong sosialisasi berkelanjutan melalui aparat, RT, dan media sosial agar warga tidak membuka lahan pertanian dengan cara dibakar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Agustus 2026

Tercatat 20 kasus kebakaran hutan dan lahan terjadi di sejumlah kelurahan di Kecamatan Kertapati, termasuk Kelurahan Karya Jaya.

Senin (14/9/2026)

Wali Kota Palembang Ratu Dewa menyatakan Kertapati menjadi perhatian serius karena langganan karhutla. Pemkot menekankan pencegahan melalui sosialisasi dan edukasi warga.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Pemerintah Kota Palembang memperkuat pencegahan kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Kertapati, yang mencatat 20 kasus karhutla selama Agustus 2026.
  • Who?
    Wali Kota Palembang Ratu Dewa, Pemerintah Kota Palembang, warga Kertapati, Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan jajaran RT terlibat dalam upaya pencegahan.
  • Where?
    Di Kecamatan Kertapati, Kota Palembang, termasuk sejumlah kelurahan seperti Kelurahan Karya Jaya.
  • When?
    Karhutla tercatat selama Agustus 2026, sementara pernyataan Wali Kota Palembang disampaikan pada Senin, 14 September 2026.
  • Why?
    Lahan basah dan rawa di Kertapati rentan terbakar saat kemarau ekstrem karena jerami sisa panen, rumput liar mengering, serta aktivitas warga di sekitar lahan.
  • How?
    Pencegahan dilakukan melalui sosialisasi berkelanjutan, edukasi dari Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan RT dari rumah ke rumah, serta imbauan melalui media sosial agar warga tidak membuka lahan dengan membakar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di Kertapati, Palembang, sering ada kebakaran lahan saat musim kering. Lahan rawa jadi sangat kering, lalu jerami dan rumput kering membuat api cepat menyebar. Pada Agustus 2026 ada 20 kebakaran. Pakai bantuan petugas dan RT, pemerintah sekarang mengajak warga jangan membuka lahan dengan membakar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Fokus pemerintah kota pada Kertapati menunjukkan perhatian yang semakin terarah terhadap kawasan paling rentan karhutla. Dengan sosialisasi berkelanjutan, keterlibatan aparat hingga tingkat RT, serta pemanfaatan media sosial, pencegahan dapat disampaikan lebih dekat kepada warga dan disesuaikan dengan pemicu kebakaran di lahan rawa setempat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Palembang, IDN Times - Pemerintah Kota Palembang fokus melakukan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kertapati. Hal itu dilakukan secara konsisten karena wilayah tersebut menjadi kecamatan langganan yang terdampak karhutla saat musim kemarau berlangsung.

"Kecamatan Kertapati mendapat perhatian serius karena menjadi daerah langganan karhutla," ujar Wali Kota Palembang Ratu Dewa, dikutip Senin (14/9/2026).

1. Rumput liar kering jadi pemicu utama api meluas

Petugas karhutla temukan alat berat diduga untuk buka lahan ilegal. (Dok. IDN Times)

Dewa menyampaikan bahwa Kecamatan Kertapati menjadi perhatian utama karena, secara karakteristik, daerah tersebut didominasi oleh lahan basah dan rawa. Namun, saat kemarau ekstrem melanda, Kertapati berubah menjadi area yang sangat rentan terbakar.

"Tumpukan jerami sisa panen dan rumput liar yang mengering menjadi pemicu cepatnya api menjalar, ditambah aktivitas warga di sekitar lahan," jelas dia.

2. Pemkot dorong edukasi penguatan pencegahan karhutla

Suasana karhutla (IDN Times/adpim).

Lebih lanjut, Dewa mengatakan, berdasarkan data periode Agustus 2026, tercatat sebanyak 20 kasus karhutla yang terjadi di beberapa kelurahan di Kecamatan Kertapati, salah satunya Kelurahan Karya Jaya.

"Ini pentingnya mendorong penguatan langkah pencegahan, terutama melalui sosialisasi yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan kepada masyarakat," katanya.

3. Imbau medsos komitmen beri peringatan dan edukasi cegah karhutla

ilustrasi karhutla (unsplash.com/Emma Renly)

Tak hanya upaya dari pemerintah daerah, jelas Dewa, usaha edukasi juga perlu diterima masyarakat sekitar melalui langkah sinergitas di tingkat kota dan kecamatan. Termasuk, diperkuat di wilayah paling bawah.

"Adanya keterlibatan dari Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta jajaran RT memiliki peran penting dalam menyampaikan imbauan pencegahan karhutla secara langsung ke rumah-rumah warga," ujar Dewa.

Dia menambahkan, penyampaian informasi juga perlu diperkuat melalui berbagai media sosial agar masyarakat setempat teredukasi untuk tidak membuka lahan pertanian dengan cara membakar.

Curated For You

Editorial Team

Related Article