Kecelakaan Beruntun Truk Batu Bara di Jalintim Muba, 1 Pemotor Tewas

Insiden tersebut melibatkan dua kendaraan truk tronton dan satu sepeda motor
Truk batubara menghantam kendaraan lain dari arah berlawanan dan tersenggol motor
Total kerugian material diperkirakan mencapai Rp40 juta
Musi Banyuasin, IDN Times - Kecelakaan beruntun antara truk angkutan batubara dan motor terjadi di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Palembang–Jambi Km 170, Desa Simpang Tungkal, Kecamatan Tungkal Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Rabu (15/4/2026).
Insiden tersebut melibatkan dua kendaraan truk tronton dan satu sepeda motor. Akibat kejadian itu, satu orang pengendara motor dilaporkan meninggal dunia, sementara satu sopir truk mengalami luka-luka.
1. Benturan keras membuat truck terdorong ke belakang dan menghantam sepeda motor

2. Truk batubara menghantam kendaraan lain dari arah berlawanan dan tersenggol motor

Kronologi bermula saat kendaraan tronton Hino bernomor polisi BH 8936 YU yang diduga mengangkut batu bara melaju dari arah Jambi menuju Palembang. Saat di lokasi kejadian, kendaraan tersebut bertabrakan dengan dump truck tronton Hino bernomor polisi BK 8698 MP yang datang dari arah berlawanan.
Benturan keras membuat dump truck terdorong ke belakang dan menghantam sepeda motor Kawasaki KLX tanpa nomor polisi yang berada di belakangnya. Pengendara motor, diketahui bernama Selamet Riyanto (44), warga Desa Berojaya Timur, Kecamatan Tungkal Jaya, mengalami luka berat dan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Sementara itu, sopir dump truck, Dodi Ramzi (41), warga Kota Jambi, mengalami luka robek di bagian kaki kanan dan langsung dilarikan ke Puskesmas Peninggalan untuk mendapatkan perawatan medis.
2. Petugas tengah memburu sopir truk batubara yang kabur usai kejadian

Kasat Lantas Polres Muba, AKP Rendy Novriandy, mengatakan pihaknya telah melakukan penanganan di lokasi kejadian serta menyita sejumlah barang bukti.
"Anggota sudah turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti serta meminta keterangan dari para saksi," ujarnya.
Saat ini petugas tengah memburu sopir truk batubara yang kabur usai kejadian. Pihaknya akan melakukan patroli ketat atas aksi truk batubara yang kucing-kucingan melintas di Jalintim padahal sudah dilarang.
3. Total kerugian material diperkirakan mencapai Rp40 juta

Akibat kecelakaan tersebut, ketiga kendaraan mengalami kerusakan dengan total kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp40 juta. Sementara korban tewas sudah dievakuasi ke rumah duka.
"Untuk pengemudi kendaraan tronton yang satu lagi masih dalam pencarian, karena setelah kejadian yang bersangkutan meninggalkan tempat. Kondisi lalu lintas kembali lancar karena ketiga kendaraan sudah dievakuasi. Kami juga masih mendalami penyebab pasti kecelakaan ini," jelas Kasat.

















