Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kantor DLH Linggau Digeledah, Kejari Temukan Sejumlah Berkas Hilang

Suasana penggeledahan kantor DLH oleh Kejari Lubuk Linggau. (Dok. IDN times)
Suasana penggeledahan kantor DLH oleh Kejari Lubuk Linggau. (Dok. IDN times)
Intinya sih...
  • Tim penyidik menyita barang bukti sebanyak dua kontainer berkas
  • Penyidik mendatangi beberapa ruangan dengan dikawal TNI
  • Ratusan saksi sudah diperiksa dan belum ada penetapan tersangka
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Lubuk Linggau, IDN Times - Tim Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Lubuk Linggau menggeledah kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lubuk Linggau yang berlokasi di jalan Soekarno Hatta Kelurahan Sumber Agung Kecamatan Lubuk Linggau Utara I, Selasa (3/2/2026).

Penggeledahan yang dipimpin Kasi Pidsus Willy Pramudya Ronaldo dan Kasi Intel Armein Ramdhani ini dimulai pukul 10.00 WIB sampai dengan pukul 12.30 WIB. Tim penyidik menyita barang bukti sebanyak dua kontainer berkas yang diduga berkaitan dengan perkara korupsi tersebut dan menemukan fakta sejumlah berkas hilang di beberapa komputer.

1. Penyidik mendatangi beberapa ruangan dengan dikawal TNI

Ilustrasi penggeledahan/bongkar barang. (IDN Times/ Agung Sedana)
Ilustrasi penggeledahan/bongkar barang. (IDN Times/ Agung Sedana)

Kasi Intel Armein Ramdhani mengatakan, penggeledahan ini berkaitan dengan dugaan korupsi pengelolaan keuangan DLH pada anggaran 2023-2024. Dalam penggeledahan, pihaknya mendatangi beberapa ruangan yang ada di DLH Lubuk Linggau dikawal oleh pihak TNI.

“Kami menjawab serangkaian pertanyaan dari masyarakat, terkait perkembangan, sampai mana proses hukum di DLH Lubuk Linggau. Dalam kasus ini ditemukan beberapa kendala, salah satunya dokumen yang sudah tidak ada. Entah itu hilang atau dihilangkan, akan kita telusuri,” ujarnya.

2. Ratusan saksi sudah diperiksa dan belum ada penetapan tersangka

ilustrasi korupsi (IDN Times/Aditya Pratama)
ilustrasi korupsi (IDN Times/Aditya Pratama)

Diketahui, dalam kasus ini ratusan pegawai telah dipanggil dan dimintai keterangan oleh pihak penyidik kejari Lubuk Linggau. Adapun yang diperiksa mulai dari Buruh Harian Lepas (BHL) di lingkungan DLH, termasuk sopir pengangkut sampah, petugas penyapu jalan, hingga pejabat pembuat komitmen (PPTK) dan kepala bidang (Kabid) telah dimintai keterangannya.

Selain BHL dan Aparat Sipil Negara (ASN) di lingkungan DLH, tiga mantan kepala dinasnya juga telah dipanggil oleh penyidik untuk dimintai keterangan. Meskipun telah memeriksa ratusan saksi, Tim Pidsus Kejari Lubuk Linggau belum menetapkan satu tersangkapun dalam kasus tersebut.

3. Kasus mencuat setelah Kejari Lubuk Linggau menerima laporan masyarakat

Ilustrasi korupsi (IDN Times/Arief Rahmat)
Ilustrasi korupsi (IDN Times/Arief Rahmat)

Kasus dugaan korupsi ini mencuat setelah Kejari Lubuk Linggau menerima laporan masyarakat terkait adanya indikasi penyimpangan dalam pengelolaan anggaran DLH yang dinilai merugikan keuangan negara.

Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh tim penyidik dengan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak yang dianggap mengetahui aliran dana tersebut. Kejari Lubuk Linggau menegaskan akan terus mendalami kasus ini hingga diperoleh cukup bukti untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing
Follow Us

Latest News Sumatera Selatan

See More

Mandi di Kolam Galian, 2 Bocah di Lubuk Linggau Tewas Tenggelam

03 Feb 2026, 19:02 WIBNews