Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

623 Mahasiswanya Terdampak Bencana, Unand Beri Bantuan-Keringanan UKT

Warga di daerah Palembayan, Kabupaten Agam mengangkut bantuan yang diberikan oleh para dermawan (IDN Times/Halbert Caniago)
Warga di daerah Palembayan, Kabupaten Agam mengangkut bantuan yang diberikan oleh para dermawan (IDN Times/Halbert Caniago)
Intinya sih...
  • Dari pendataan yang telah dilakukan, terdapat 623 orang mahasiswa universitas ternama di Sumatra Barat itu menjadi korban bencana.
  • Pihak kampus memberikan bantuan barang-barang dan tempat tinggal gratis selama 6 bulan bagi mahasiswa yang kehilangan kosnya.
  • Mahasiswa yang terdampak akan diberikan keringanan UKT mulai dari diskon hingga pembebasan, terutama bagi yang terdampak lebih parah.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Padang, IDN Times - Ratusan mahasiswa Universitas Andalas terdampak bencana yang terjadi pada November 2025 lalu dan saat ini tengah berjuang untuk bisa kembali pulih.

"Kami sudah mendata seluruh mahasiswa yang terdampak bencana kemarin itu dan kami sudah memiliki berbagai program untuk membantu para mahasiswa ini," kata Rektor Unand, Efa Yonnedi, saat diwawancarai IDN Times, Senin (2/2/2026).

Menurutnya, program yang dirancang tersebut telah ada yang dilaksanakan dan ada yang masih dalam tahapan rencana dan akan dilaksanakan.

1. Ratusan mahasiswa Unand terdampak bencana

Rektor Unand, Efa Yonnedi (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)
Rektor Unand, Efa Yonnedi (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)

Efa mengatakan, dari pendataan yang telah dilakukan, terdapat 623 orang mahasiswa universitas ternama di Sumatra Barat itu menjadi korban bencana.

"Untuk mahasiswa yang terdampak ini ada yang kosnya sudah terseret banjir dan juga ada yang keluarganya di kampung menjadi korban bencana," katanya.

Bahkan, menurut Efa juga ada mahasiswa yang orang tuanya menjadi korban dalam bencana tersebut mulai dari korban jiwa hingga kehilangan penghasilan.

2. Apa yang sudah dilakukan Unand?

Sungai di Salareh Aie, Kecamatan Palembayan mengalami kerusakan pasca bencana banjir bandang (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)
Sungai di Salareh Aie, Kecamatan Palembayan mengalami kerusakan pasca bencana banjir bandang (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)

Efa mengatakan, pihaknya telah memberikan berbagai bantuan kepada para mahasiswa yang terdampak bencana sejak beberapa waktu lalu.

"Untuk mahasiswa yang kehilangan kosnya, kami bantu dengan memberikan barang-barang seperti kasur, lemari dan barang lainnya yang dibutuhkan," katanya.

Selain itu, Efa mengatakan bahwa pihaknya juga memberikan bantuan berupa tempat tinggal di asrama yang disediakan oleh pihak kampus.

"Untuk mahasiswa yang tinggal di asrama itu digratiskan dan tidak dipungut biaya selama 6 bulan terhitung sejak mereka pindah ke asrama," katanya.

3. Adakah pembebasan UKT?

Kondisi Nagari Salareh Aie usai dihantam banjir bandang (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)
Kondisi Nagari Salareh Aie usai dihantam banjir bandang (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)

Selain hal tersebut, Efa mengatakan, mahasiswa yang telah didata melalui Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) kampus dan masing-masing fakultas akan diberikan keringanan untuk masalah Uang Kuliah Tunggal (UKT).

"Kami merencanakan nanti akan diberi keringanan. Mulai dari keringanan berupa diskon hingga pembebasan UKT," katanya.

Meskipun begitu, Efa mengatakan bahwa tidak semuanya akan mendapatkan keringanan tersebut, tetapi pihaknya akan melihat mahasiswa yang terdampak lebih parah dari bencana yang terjadi.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Paulus Risang
EditorPaulus Risang
Follow Us

Latest News Sumatera Selatan

See More

Catat! Jadwal Pemadaman Listrik di Palembang dan Banyuasin 3 Februari

02 Feb 2026, 18:56 WIBNews