Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

PPP Ingin Kembali ke Parlemen, Mardiono: Tantangannya Cukup Berat

Ketua Umum PPP, Muhammad Mardiono (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)
Ketua Umum PPP, Muhammad Mardiono (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)
Intinya sih...
  • Tantangan kembali duduk di parlemenMardiono menyebut verifikasi dan konflik internal sebagai tantangan berat bagi PPP.
  • Bentuk kepengurusan wilayahPPP mempercepat pembentukan kepengurusan di setiap wilayah Indonesia.
  • Butuh logistik yang cukupMardiono mengatakan PPP membutuhkan dana sekitar Rp1 triliun untuk logistik Pemilu 2029.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Padang, IDN Times - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ingin kembali mendudukkan kadernya di parlemen pada kontestasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2029 mendatang.

Tapi, hal tersebut tentunya tidak akan mudah untuk partai yang memiliki permasalahan internal yang kompleks hingga dualisme yang terjadi sebelumnya.

"Memang ini tidak akan mudah. Tapi, kalau kita kompak dan solid, tidak ada yang tidak mungkin," kata Ketua Umum PPP, Muhammad Mardiono saat membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) di Kota Padang, Senin (2/2/2026) malam.

1. Tantangan kembali di parlemen

Muswil PPP di Sumbar (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)
Muswil PPP di Sumbar (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)

Mardiono mengatakan, tantangan yang cukup berat untuk bisa kembali masuk ke parlemen bagi partai dengan logo kabah tersebut adalah verifikasi yang akan kembali dijalani.

"Tentunya, kita akan kembali diverifikasi dan pengurus kita harus ada hingga ke kecamatan yang ada di seluruh Indonesia," katanya.

Menurutnya, hal lain yang menjadi tantangan untuk bisa mencapai tujuan ke parlemen adalah menghilangkan konflik internal yang sering terjadi di tubuh PPP.

"Kegagalan kita ke parlemen juga terjadi karena permasalahan internal yang sering terjadi. Ini yang harus kita hilangkan kedepannya," kata Mardiono.

2. Bentuk kepengurusan wilayah

Muswil PPP di Sumbar (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)
Muswil PPP di Sumbar (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)

Mardiono mengatakan, saat ini pihaknya sedang mempercepat pembentukan kepengurusan di setiap wilayah di Indonesia agar bisa melakukan pembentukan kepengurusan hingga ke kecamatan.

"Sumbar saat ini adalah wilayah ke-30 dari 42 wilayah yang kita bentuk untuk mempersiapkan semuanya," katanya.

Ia akan mengunjungi wilayah lainnya yang masih belum melakukan Muswil untuk membentuk kepengurusan baru.

"Sebelum tanggal 11 bulan ini seluruhnya harus sudah selesai. Karena kami akan melakukan Rakernas juga pada tanggal 11 nanti," katanya.

3. Butuh logistik yang cukup

Ketua Umum PPP, Muhammad Mardiono (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)
Ketua Umum PPP, Muhammad Mardiono (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)

Selain kekompakan kader serta verifikasi yang harus diikuti kembali, Mardiono mengatakan hal terpenting yang harus disiapkan adalah logistik.

"Saya sudah hitung, untuk logistik yang dibutuhkan dalam Pemilu nanti itu berkisar pada 1 triliun," katanya.

Ia menegaskan biaya tersebut harus dikeluarkan oleh partai untuk bisa memenuhi kebutuhan seperti baliho, bendera dan kebutuhan lainnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing
Follow Us

Latest News Sumatera Selatan

See More

Janji Iming-iming Dinikahi, Pemuda di Muba Perkosa Gadis di Bawah Umur

03 Feb 2026, 11:05 WIBNews