Palembang, IDN Times - Kabut asap dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai menghambat aktivitas penerbangan di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II (SMB II) Palembang. Tercatat ada dua penerbangan mengalami keterlambatan selama Agustus 2026 karena jarak pandang berada di bawah batas yang menjadi syarat untuk keselamatan penerbangan.
"Kami selalu memperhatikan visibility atau jarak pandang untuk menentukan suatu pesawat apakah dapat landing atau take-off sesuai dengan standar keselamatan penerbangan," kata Pgs General Manager Bandara SMB II Palembang, Tubagus Gemal Syahrir, Selasa (1/9/2026).
