Hujan Merata Guyur Sumsel Hari Ini, Warga Diminta Waspada

- Hujan merata melanda hampir seluruh wilayah Sumatra Selatan
- Hujan meluas dari kota hingga wilayah pedalaman dengan intensitas ringan hingga sedang
- Warga diminta waspada terhadap dampak turunan dari hujan, seperti genangan air dan gangguan perjalanan darat
Palembang, IDN Times – Cuaca hujan diperkirakan merata melanda hampir seluruh wilayah Sumatra Selatan dalam hari ini, Selasa (13/1/2026) hingga Rabu pagi. Berdasarkan prakiraan BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, hujan berpotensi turun sejak siang hingga malam hari di sebagian besar kabupaten dan kota.
Kondisi ini menandai fase cuaca basah yang masih aktif di Sumatra Selatan. Awan hujan terpantau berkembang di wilayah dataran rendah hingga perbukitan, sehingga aktivitas luar ruang berpeluang terganggu, terutama pada jam-jam puncak hujan.
Sejumlah potensi cuaca yang ada dapat berubah sewaktu-waktu. Berikut IDN Times, merangkum kondisi cuaca di Sumsel, Sabtu 9 Januari 2026.
Hujan meluas dari kota hingga wilayah pedalaman

Sebaran hujan mencakup kawasan perkotaan seperti Palembang, Prabumulih, Lubuk Linggau, dan Pagar Alam, serta wilayah kabupaten di bagian tengah dan barat provinsi. Intensitas hujan umumnya ringan hingga sedang, namun pada beberapa daerah tertentu hujan dapat turun lebih deras dalam waktu singkat.
Pola hujan yang relatif merata ini membuat kondisi jalan licin dan jarak pandang menurun di sejumlah titik, khususnya saat hujan turun bersamaan dengan jam aktivitas sore dan malam.
Waspada dampak lanjutan cuaca basah

BMKG mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai dampak turunan dari hujan yang terjadi secara luas, seperti genangan air, aliran air meningkat di daerah rendah, serta potensi gangguan perjalanan darat. Masyarakat yang beraktivitas di luar rumah disarankan menyesuaikan waktu perjalanan dan tetap memperhatikan kondisi cuaca setempat.
Cuaca hujan yang merata ini diperkirakan masih menjadi pola dominan di Sumsel dalam beberapa hari ke depan, seiring tingginya kelembapan udara dan aktifnya pertumbuhan awan hujan di wilayah tersebut.


















