Hujan Masih Dominan, 3 Daerah di Sumsel Berpotensi Hujan Petir

- Hujan petir di Muara Enim, OKU, dan OKU Selatan
- Hujan ringan hingga sedang meluas di wilayah lain Sumsel
- BMKG imbau warga tetap waspada cuaca ekstrem
Palembang, IDN Times – Cuaca hujan masih mendominasi sebagian besar wilayah Sumatra Selatan. Berdasarkan prakiraan cuaca terbaru, hujan diperkirakan terjadi sejak siang hingga malam hari, dengan potensi hujan petir di sejumlah daerah.
Kondisi ini membuat masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama di wilayah yang memiliki riwayat cuaca ekstrem dan rawan dampak hidrometeorologi. Sejumlah potensi cuaca yang ada dapat berubah sewaktu-waktu. Berikut IDN Times, merangkum kondisi cuaca di Sumsel, Jumat 16 Januari 2026.
Muara Enim, OKU, dan OKU Selatan berpotensi hujan petir

Hujan yang disertai petir diprakirakan terjadi di tiga daerah, yakni Kabupaten Muara Enim, Ogan Komering Ulu (OKU), dan OKU Selatan. Di wilayah ini, hujan diperkirakan mulai turun sejak siang hari dan berlanjut hingga sore, dengan intensitas yang dapat meningkat pada waktu tertentu.
Aktivitas warga di luar ruangan perlu disesuaikan dengan kondisi cuaca. Jalan licin, jarak pandang berkurang, serta potensi genangan menjadi hal yang perlu diantisipasi, terutama di kawasan permukiman dan jalur transportasi utama.
Hujan ringan hingga sedang meluas di wilayah lain Sumsel

Sementara itu, wilayah lain di Sumsel seperti Palembang, Banyuasin, Musi Banyuasin, Musi Rawas, Ogan Ilir, OKI, PALI, Lubuk Linggau, dan Pagar Alam diperkirakan mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.
Meski tidak disertai petir, hujan yang turun cukup merata tetap berpotensi menyebabkan genangan di beberapa titik, terutama pada daerah dengan sistem drainase yang kurang optimal.
BMKG imbau warga tetap waspada cuaca ekstrem

BMKG mengimbau masyarakat Sumsel untuk selalu memantau perkembangan cuaca dan meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat hujan terjadi dalam durasi lama atau dengan intensitas tinggi.
Warga juga diminta berhati-hati saat berkendara, menghindari berteduh di bawah pohon atau bangunan rapuh saat hujan, serta mewaspadai potensi genangan dan luapan air di wilayah rawan banjir.


















