Hilang 2 Hari, Warga Mura Ditemukan Mengapung di Sungai Pering

- Rozi, warga Desa Mulyo Harjo, ditemukan tewas mengapung di Sungai Pering setelah dilaporkan hilang sejak awal Juni 2026.
- Jenazah korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dan membusuk, lalu dievakuasi oleh warga bersama Polsek BTS Ulu ke rumah duka.
- Pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab kematian Rozi untuk memastikan apakah ada unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut.
Musi Rawas, IDN Times - Rozi (39) warga Dusun 2 Desa Mulyo Harjo Kecamatan BTS Ulu Kabupaten Musi Rawas (Mura), Sumatra Selatan (Sumsel) ditemukan tewas mengapung di Sungai Pering Desa Raksa Budi, Kecamatan BTS Ulu, pada Sabtu (20/6/2026). Pria yang sehari-hari merupakan petugas keamanan (PK) PT Dapo ini dilaporkan hilang sejak awal Juni 2026.
Sebelumnya keluarga sudah berusaha melakukan pencarian terhadap korban. Bahkan foto dan informasi hilangnya Rozi beredar di media sosial sejak 13 Juni 2026, yang menjelaskan sudah hilang selama 8 hari. Hingga akhirnya Sabtu sekira pukul 13.30 WIB, ditemukan tubuh manusia yang sudah mengambang di Sungai Pering.
1. Korban dilaporkan menghilang sejak awal Juni 2026

Penemuan ini langsung dilaporkan ke Polsek BTS Ulu. Sekitar pukul 16.00 WIB, petugas Polsek BTS Ulu bersama warga melakukan evakuasi. Sekitar pukul 16.30 WIB, almarhum berhasil dievakuasi ke rumah duka.
Sekdes Mulyoharjo, Marsidi, membenarkan bahwa mayat yang ditemukan di Sungai Pering, adalah Rozi yang hilang sejak beberapa waktu lalu.
"Mengenai apakah Rozi korban pembunuhan, kami belum bisa memastikan dan menyerahkan sepenuhnya penyelidikan ke pihak kepolisian," ujarnya.
2. Mayat korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dan membusuk

Marsidi menambahkan, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban dikabarkan hilang. Saat melakukan pencarian, warga dan anggota Polsek BTS Ulu melintasi jembatan Sungai Pering di Desa Raksa Budi.
Rombongan kemudian melihat sesuatu yang menyerupai tubuh manusia mengambang di aliran Sungai Pering. Warga mendekat dan memastikan bahwa sosok tersebut merupakan mayat berjenis kelamin laki-laki. Mayat korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan, bahkan beberapa bagian tubuhnya hanya tinggal tulang belulang.
"Jenazah korban sudah dievakuasi ke rumah duka di Desa Mulyo Harjo, Kecamatan BTS Ulu," ucapnya.
3. Polisi masih selidiki penyebab kematian korban

Sementara itu, Kapolsek BTS Ulu AKP Fauzan saat dikonfirmasi menegaskan, terkait apakah Rozi adalah korban pembunuhan saat ini sedang dalam penyelidikan.
"Korban ini dilaporkan hilang sejak 5 Juni 2026 lalu dan ditemukan sudah membusuk. Belum diketahui apakah pembunuhan atau bukan, saat ini masih dalam proses penyelidikan," ungkapnya.

















