- Harga karet KKK 100 persen Rp38.806 per kilogram.
- Harga karet KKK 70 persen Rp27.164 per kilogram.
- Harga karet KKK 60 persen Rp23.284 per kilogram,
- Harga karet KKK 50 persen Rp19.403 per kilogram.
- Harga karet KKK 40 persen Rp15.522 per kilogram.
- Harga karet KKK 30 persen Rp11.642 per kilogram.
Harga Karet Turun, Petani Sumsel Masih Nikmati Harga Jual Tinggi

Harga karet KKK 100 persen turun tipis Rp284 per kilogram pada perdagangan Senin (27/7/2026), dari Rp39.090 menjadi Rp38.806 per kilogram.
Meski terkoreksi, harga masih bertahan di kisaran Rp38 ribu–Rp39 ribu per kilogram, sehingga dinilai belum berdampak signifikan terhadap pendapatan petani dan masih tergolong menguntungkan.
Apkarindo Sumsel menilai pasar masih dalam fase konsolidasi setelah menguat dua hari berturut-turut. Peluang harga menembus Rp40 ribu per kilogram masih terbuka jika tren positif berlanjut.
Palembang, IDN Times - Harga karet di pasar SGX-Sicom terkoreksi tipis pada perdagangan awal pekan di akhir Juli. Harga Kadar Karet Kering (KKK) 100 persen turun Rp284 per kilogram menjadi Rp38.806 dari sebelumnya Rp39.090 per kilogram pada penutupan perdagangan, Jumat, 24 Juli 2026 lalu.
"Penurunan hari ini masih tergolong tipis. Ini lebih merupakan penyesuaian harga setelah sebelumnya mengalami penguatan," ungkap Sekretaris Jenderal Asosiasi Petani Karet Indonesia (Apkarindo) Sumsel Rudi Arpian, Senin (27/7/2026).
1. Harga karet kering dianggap masih menguntungkan

Meski melemah di awal pekan, penurunan tersebut belum berdampak signifikan terhadap harga jual yang diterima petani. Pasalnya, harga karet masih bertahan di kisaran Rp38 ribu hingga Rp39 ribu per kilogram, level yang dinilai masih cukup menguntungkan.
Rudi menilai koreksi harga kali ini merupakan pergerakan yang wajar setelah pasar menguat selama dua hari berturut-turut di akhir pekan sebelumnya.
"Secara umum, pasar belum menunjukkan perubahan arah karena harga masih mampu bertahan di kisaran Rp38 ribu hingga Rp39 ribu per kilogram," jelasnya.
2. Pergerakan harga dianggap masih fluktuatif

Menurut Rudi, pola penguatan di akhir pekan yang kemudian diikuti oleh koreksi ringan pada awal pekan menunjukkan pasar sedang memasuki fase konsolidasi. Kondisi tersebut menandakan permintaan dan harga masih relatif stabil meski terjadi fluktuasi harian.
Ia menilai pergerakan harga dalam beberapa hari ke depan akan menjadi penentu arah pasar. Jika sentimen positif masih berlanjut, bukan tidak mungkin harga karet kembali menguat hingga mendekati level Rp40 ribu per kilogram.
"Kalau tren positif masih berlanjut, peluang harga menyentuh Rp40 ribu per kilogram tetap terbuka. Namun, untuk sementara pasar masih bergerak dalam fase konsolidasi sambil menunggu perkembangan perdagangan berikutnya," ujarnya.
3. Petani didorong terus tingkatkan kualitas karet

Rudi juga mengingatkan petani agar tidak hanya terpaku pada kenaikan harga, tetapi tetap menjaga kualitas bahan olah karet (bokar). Menurutnya, kualitas karet menjadi faktor utama yang menentukan harga jual di tingkat pabrik.
"Harga yang bagus harus diimbangi dengan kualitas bokar yang baik. Semakin tinggi kadar karet keringnya, semakin optimal pula harga yang diterima petani," ucapnya.
Berikut Harga karet terbaru

















