3 Orang Pelaku Pencurian di Toko Kosmetik Plaju Viral Terekam CCTV

- Tiga orang pelaku, termasuk seorang perempuan diduga WNA, terekam CCTV mencuri produk kosmetik di toko kawasan Plaju, Palembang.
- Aksi pencurian dilakukan dengan mengalihkan perhatian penjaga toko dan menyebabkan kerugian sekitar Rp1,5 juta.
- Pihak toko telah melapor ke polisi dan berharap para pelaku segera ditangkap serta kejadian serupa tidak terulang.
Palembang, IDN Times - Tiga orang pelaku pencurian di sebuah toko kosmetik di Jalan DI Panjaitan, Plaju, Palembang viral di media sosial usai terekam kamera CCTV.
Salah satu penjaga toko, Eka, menceritakan saat kejadian ada tiga orang yang datang ke toko, terdiri dari seorang pria, seorang perempuan berhijab, dan seorang perempuan berambut pirang yang diduga warga negara asing (WNA).
"Pria itu mengalihkan perhatian kami yang sedang berjaga dengan bertanya sambil menunjukkan gambar produk yang ingin dicari," ungkap Eka, Senin (29/6/2026).
1. Duga salah satu pelaku WNA

Saat perhatian penjaga toko teralihkan, dua perempuan tersebut diduga mulai menjalankan aksinya. Berdasarkan rekaman CCTV, keduanya terlihat berkeliling toko, mengambil, memegang, hingga mencium sejumlah produk kosmetik seolah-olah sedang memilih barang untuk dibeli.
Namun, setelah memastikan situasi aman, beberapa produk diduga dimasukkan ke dalam tas yang dibawa perempuan berambut pirang tersebut tanpa dibayar.
"Yang diambil itu bedak yang harganya cukup mahal. Bahkan deodoran yang harganya lebih terjangkau juga masih diambil. Makanya kami bilang 'bule buntu'," jelasnya.
2. Pemilik toko alami kerugian Rp1,5 juta

Usai beraksi, ketiganya meninggalkan toko tanpa membeli satu pun produk. Karyawan toko yang menyadari ada sejumlah barang hilang kemudian memeriksa rekaman CCTV.
Dari rekaman tersebut, mereka menduga ketiga orang itu telah melakukan pencurian.
"Perkiraan kerugian mencapai Rp1,5 juta, makanya kami langsung melapor untuk ditindaklanjuti," jelasnya.
3. Berharap pelaku segera ditangkap

Dirinya berharap ketiga pelaku dapat segera ditangkap dan diproses secara hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Kami minta pelaku segera ditangkap dan kejadian seperti ini tidak terulang lagi di toko kosmetik lainnya," jelasnya.


















